sumber:google

POCIMEDIA.COM | Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan keinginannya ia agar Indonesia dapat menjadi tempat rujukan bagi pengembangan ilmu pengetahuan Islam di dunia. Indonesia disebut mampu menjadi rujukan bagi pengetahuan Islam karena Indonesia juga memiliki tokoh-tokoh Islam dan lahirnya Islam di Indonesia dan berkembang begitu pesat sejak awal kemunculannya di Nusantara pada abad ke-8, Rabu, 28/11.

Ma’ruf juga menyatakan, untuk membuat Indonesia sebagai rujukan mempelajari peradaban Islam, dibutuhkan pusat penelitian dan ilmu pengetahuan yang berkualitas. Oleh karena itu, kata dia, pemerintah membangun UIII (Universitas Internasional Islam Indonesia).

Kampus Internasional Islam pertama di Indonesia itu diketahui akan memulai kegiatan belajar pada September 2020. Ma’ruf berharap UIII dapat menjadi pusat penyebaran kebudayaan dan peradaban Islam yang modern, toleran, dan maju. Untuk membangun dan memperkokoh Islam di Indonesia

“UIII diharapkan berada di garda terdepan dalam kajian Islam secara umum dan menjadi kiblat dunia dalam bidang kajian Islam Indonesia,”

Pembangunan kampus UIII telah dilakukan sejak tiga tahun lalu lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian UIII pada 29 Juni 2016. Pembangunan yang direncanakan selesai dalam empat tahun ini memakan biaya sekitar Rp. 3,5 triliun. Tahap pertama, pemerintah disebut akan menganggarkan Rp700 miliar sehingga tahun depan kampus mulai beroperasi.

Presiden Joko Widodo sendiri telah menunjuk cendekiawan Komarudin Hidayat menjadi rektor UIII 2019-2024. Penunjukan Komarudin tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 37/M Tahun 2019.

Sumber: cnnindonesia[dot]com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here