Toyota Fun/Code | Sumber: google

POCIMEDIA.COM | PT Toyota Astra Motor (TAM) menggelar kompetisi teknologi informasi (IT) Toyota Fun/Code untuk mendukung perkembangan ke arah digitalisasi dan juga industri 4.0.

Perhelatan yang baru pertama kali dilakukan ini, menarik ratusan jumlah peserta, yang awalnya hanya ditargetkan 200 orang membludak hingga 775 orang yang terbagi dalam 593 tim.

Melalui seleksi dewan juri, dari 593 tim yang mengajukan ide proposal, sebagian besar memilih subtema ownership experience dengan komposisi 32 persen dari total ide, diikuti education dengan 22 persen, value chain & trade in dengan 19 persen, eco driving dengan 18 persen, dan disability dengan 9 persen. Melalui penilaian tim juri, 70 tim terbaik berhasil lolos ke babak final.

Dalam babak final, 70 tim ini diberi kesempatan untuk melakukan proses coding pada tahap HackDay yang berlangsung nonstop selama 24 jam, pada 2-3 November 2019.

Proses coding ini menguji kemampuan fisik dan mental serta kecerdasan para peserta dalam menghasilkan aplikasi yang telah direncanakan.

Melalui proses coding atau pengembangan aplikasi (application development), dewan juri menyaring 70 tim menjadi delapan tim yang mendapat kesempatan untuk melakukan presentasi dan demo aplikasi.

Penilaian dilakukan berdasarkan kesiapan aplikasi dengan bobot 20 persen, fitur dan kegunaan aplikasi dengan bobot 20 persen, masalah yang bisa diselesaikan dengan bobot 20 persen, potensi pengembangan dengan bobot 15 persen, kemudahan tampilan dan kegunaan dengan bobot 15 persen, dan kesesuaian dengan tema dengan bobot 10 persen.

Berdasarkan hasil penilaian akhir dari dewan juri, tim Ga Chibi yang menghadirkan aplikasi RENTO berhasil mendapatkan nilai tertinggi sehingga berhak meraih predikat juara pertama Toyota Fun/Code.

Juara kedua diraih Tim NL_Lone yang menghadirkan aplikasi digital DEFINO (Deaf Assistant of Toyota). Sedangkan juara ketiga, diraih Tim Focus AR dengan ide aplikasi IMMERSIVE EDU.

Sebagai informasi, dewan jurinya sendiri terdiri dari Budi Kusmiantoro CTO OVO, Alfred Boediman Managing Director Samsung Research Indonesia, Vikra Ijas Chief Product Officer dan Co-Founder Kitabisa.com, Herman Widjaja Senior VP Tokopedia, Hendro Riyadi VP Bukalapak, serta beberapa juri dari manajemen PT TAM.

Para juri akan menggunakan aplikasi Scora untuk menjamin sistem penilaian,. Aplikasi ini merupakan bagian dari platform inovasi guna memudahkan penghitungan, pencatatan, dan penyimpanan nilai peserta dalam sebuah kompetisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here