sumber : istimewa

POCIMEDIA.COM | Medan – Seperti yang diketahui, setelah lama enggan menyerahkan terminal tipe A, yaitu Terminal Amplas dan Pinangbaris, akhirnya Pemko Medan bersedia menyerahkan kedua terminal tersebut ke tangan Pemerintah Pusat. Rencananya akan diserahkan kepada Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat, yakni paling lambat akhir Oktober 2019.

Namun, Wong Chun Sen, Anggota DPRD Medan dari Fraksi FDIP memprediksi rencana tersebut akan meleset dan terkendala. Alasannya, peristiwa OTT yang menimpa Wali Kota Medan, Drs. Dzulmi Eldin yang dinilai akan menunda penyerahan asset tersebut. Wong hanya dapat berharap Pemko Medan segera mencari solusi dari persoalan yang diyakini akan menghambat proses penyerahan aset tersebut, Sabtu, 19 Oktober 2019.

Sedangkan untuk sementara ini, Pemerintah Kota Medan tengah melakukan tahapan proses penyerahan asset yang yang nantinya akan dikelola secara langsung oleh Kementerian Perhubungan. Kabid asset BPKAD Kota medan, Sumiadi menjelaskan ada 3 tahapan yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kota Medan dalam melakukan proses penyerahan ini.

Saat ini, Pemko Medan baru sampai ditahap pertama, yaitu penandatanganan pernyataan kesediaan menyerahkan assetnya tersebut. Sedangkan untuk tahap kedua, yaitu untuk berita acara penyerahan asset belum dilakukan, Pemko Medan masih menjadwalkan akan melakukannya paling lama di akhir Oktober 2019. Selanjutnya untuk tahap akhir, yaitu melakukan penghapusbukuan asset atas kedua terminal itu, agar tidak tercatat lagi sebagai asset Pemko Medan.

Disamping itu, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Medan sangat menyambut baik Pemerintah Pusat yang akan membangun Terminal Amplas dan Pinangbaris menjadi terminal bertaraf internasional yang ramah pengunjung. @sam_witama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here