RIBUAN BURUH AKAN DEMO DI 100 KABUPATEN MENOLAK UMP 2020

Sumber : Google

POCIMEDIA.COM | Sejumlah buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi serentak di 100 kabupaten dan kota industri menolak kenaikan upah minimum 2020. Aksi pertama bakal diselenggarakan Rabu (30/10) besok yang selanjutnya akan diikuti gelombang unjuk rasa sepanjang 1-15 November 2019.

Sebelumnya pemerintah menaikkan upah minimum sebesar 8,51 persen mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Presiden KSPI juga Presiden Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPMI) Said Iqbal menyatakan kelompok buruh menolak penaikan tersebut dan meminta PP Pengupahan segera direvisi.

Hal ini sesuai dengan arahan dan janji Presiden Jokowi. Baru setelah itu melakukan survei kebutuhan hidup layak (KHL) di pasar, sebagai penetapan nilai UMP/UMK,” kata Said Iqbal.

Sadi Iqbal menambahkan, dengan memasukkan jumlah 78 item KHL sesuai kesepakatan Dewan Pengupahan Nasional maka penaikan UMP 2020 diperkirakan berkisar 10 hingga 15 persen.

Oleh sebab itu untuk kami menyuarakan protes tersebut, para buruh bakal menggelar aksi di Balai Kota DKI Jakarta Rabu (30/10) besok. Setelah itu buruh bakal menuju ke Kantor Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyampaikan tuntutan. Said Iqbal memprediksikan bakal ada ribuan buruh yang ikut berunjuk rasa.

“Secara bergelombang, KSPI dan elemen buruh yang lain akan melakukan aksi di 100 kabupaten/kota basis industri,” tegas Iqbal.

Protes para buruh hendak menyuarakan tuntutan berupa penolakan PP 78/2015 dan penaikan UMP/UMK pada 2020 berkisar 10 hingga 15 persen.

Sebelumnya, penaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Provinsi (UMP) disampaikan pemerintah lewat Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-M/308/HI.01.00/X/2019. Surat ini menyebut data inflasi nasional dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2019 adalah sebesar 8,51 persen.

Dengan rincian inflasi nasional 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,12 persen. Melalui surat edaran itu, disebut bahwa UMP 2020 akan diputuskan per 1 November 2019 sementara UMK diumumkan 21 November 2019.

Sumber : CNNindonesia[dot]com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: