PT POS Indonesia | sumber: Google

POCIMEDIA.COM | Jakarta – EUR/USD memperpanjang kejatuhannya dan turun kebawah 1.11, terendah dalam satu minggu. Optimisme mengenai perdagangan menurunkan kemungkinan untuk menaikkan tingkat suku bunga AS, menguatkan dolar.

EUR/USD diperdagangkan pada kerendahan mingguan yang baru dibawah angka 1.1100, dengan minat terhadap resiko yang terus menerus ada, memberikan dukungan terhadap dolar AS. Dow Jones Industrial Average mencapai ketinggian sepanjang waktu pada hari Senin, dengan menekan assets yang memberikan imbal hasil tinggi. Uni Eropa merilis Producer Price Index bulan September, yang naik secara bulanan sebesar 0.1% dan turun 1.2% jika dibandingkan tahun sebelumnya, sesuai dengan ekspektasi pasar.

Dolar AS menguat setelah ISM Non-Manufacturing PMI mengatasi angka yang diperkirakan dengan lompatan ke 54.7 dari sebelumnya 52.6 dan diperkirakan 53.5. Rilis IBD/TIPP Economis Optimism untuk bulan November juga terlihat membaik dari angka sebelumnya menjadi 53.5. Amerika Serikat juga merilis Neraca Perdagangan bulan September yang membukukan defisit perdagangan sebesar $52.5 miliar sebagaimana yang diperkirakan.

Indikator tehnikal memperpanjang penurunan mereka ke level negatif, meneruskan “bearish” untuk sesi Amerika Serikat yang akan datang ke arah level 1.1065, 38.2% retracement dari rally bulan Oktober. Penurunan lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.1095 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1065 dan kemudian 1.1020. Sedangkan Kenaikannya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.1145 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1180 dan kemudian 1.1210. @badai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here