RAMTIVI GANDENG MASPION SQUARE DAN FRESH MILK GELAR BAZAR SEJUTA UMKM

POCIMEDIA.COM | Surabaya – Bukan hanya Pemerintah Provinsi jawa Timur yang gencar menggelar kepedulian terhadap Kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau yang biasa disebut dengan UMKM, namun awak media juga memperlihatkan kepedulian yang sama.

Walau tak semegah pelaksanaannya bila di tangani oleh pemerintah, namun RAMTivi membuktikan kesungguhan awak media elektronik juga memiliki kepekaan yang sama dengan Pemerintah, dan membuktikan bahwa awak media juga adalah bagian dari partner Pemerintah.

Bertempat di Lantai II, Maspion Square, Jl. Ahmad Yani, Surabaya, RAMTivi yang didukung oleh Maspion Square dan Freshmilk menggelar Bazaar Sejuta UKM, yang juga mendapat dukungan dari berbagai media, antara lain Ikatan Wartawan Online (IWO) Jawa Timur serta pocimedia.com, berhasil mengumpulkan 78 UMKM dari berbagai Kabupaten/Kota se jawa Timur. Acara yang digelar mulai tanggal 10 Oktober 2019 direncanakan akan berakhir pada tanggal 27 Oktober 2019.

Dalam pembukaan kegiatan yang dihadiri oleh Direktur Maspion Square, Pejabat Pemerintah Provinsi jawa Timur, Asosiasi-asosiasi yang peduli dengan UMKM, Cucuk S., selaku CEO dari RAMTivi mengungkapkan “Bazaar Sejuta UMKM ini, adalah bagian dari program yang dijalankan oleh RAMTivi, sejak oktober 2018, dan kedepan masih ada 4 program yang sama yang akan dilakukan oleh RAMTivi di kota-kota yang berbeda dalam Provinsi jawa Timur” ungkapnya, Kamis, 10 Oktober 2019.

Di hubungi via media sosial Whatsapp, M. A. Burhanuddin, selaku Owner Freshmilk, yang menjadi salah satu sponsor kegiatan Bazaar Sejuta UMKM ini mengungkapkan penyesalannya karena tidak bisa hadir dalam kegiatan tersebut. “Tolong sampaikan pada Pak Cucuk, permohonan maaf saya, karena tidak bisa hadir dalam kegiatan Bazaar Sejuta UMKM, karena adanya sesuatu hal yang tidak bisa saya tinggalkan” ungkap lelaki yang biasa di panggil Kang Didin ini.

“Keberadaan UMKM memang sangat dilematis, dan dengan kepedulian awak media untuk membesarkan UMKM akan cukup menjadi perhatian dari berbagai pihak untuk dapat lebih memperhatikan UMKM yang ada di Jawa Timur ini, karena disadari atau tidak, tulang punggung perekonomian Jawa Timur, berada pada pelaku UMKM” sambungnya lagi. @badai

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*