Pertamina | Sumber: Google

POCIMEDIA.COM | PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI)‎ diincar sahamnya oleh PT Pertamina (Persero). Sementara pemerintah sedang merencanakan operator fasilitas petrokimia tersebut menjadi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Corporate Secretary Pertamina Tajudin Noor mengatakan, Pertamina melihat TPPI memiliki prospek yang baik. Berkaca pada industri dalam negeri yang masih impor untuk memenuhi produk petrokimia, sehingga perlu sentuhan lebih baik untuk dioptimalkan.

Ini yang mendorong perusahaan energi plat merah Pertamina ingin menjadi pemilik saham mayoritas. Tujuannya, agar bisa berperan lebih besar dalam pengembangan fasilitas petrokimia tersebut.‎

Saat ini Pertamina memiliki 48 persen saham di TPPI. Adapun beberapa pilihan untuk menambah kepemilikan saham pada anak usaha PT Tuban Petrochemical Industries (TPI) atau TubanPetro tersebut.‎

Pertamina sudah menyiapkan dana untuk menambah kepemilikan saham‎ di TPPI, meski belum disebutkan jumlahnya.

PT Pertamina (Persero) menyatakan, proyek pembangunan kilang masih tetap berjalan, bahkan langkah perce‎patan ditempuh agar fasilitas tersebut cepat beroperasi sehingga dapat meningkatkan ketahanan energi.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Talullembang mengatakan, untuk mengerjakan proyek kilang harus‎ menempuh proses cukup panjang, diperkirkan untuk membangun satu unit kilang membutuhkan waktu sekitar 8 tahun.

Dia pun menegaskan, pembangunan proyek kilang masih berjalan,‎ Pertamina pun terus melakukan berbagai terobosan untuk mempercepat pembangunan enam kilang yang masuk dalam program Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) dan Grass Roof Refinery (GRR).

‎Proyek RDMP dan GRR akan meningkatkan kapasitas kilang terpasang menjadi dua kali lipat dari 1 juta barrel pada saat ini, menjadi 2 juta barrel. Dengan peningkatan signifikan, maka seluruh kebutuhan BBM bisa dipenuhi oleh kilang sendiri.

Sumber: kompas[dot]com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here