CEO Twitter | sumber: bbc.com

POCIMEDIA.COM | Pihak otoritas dikabarkan telah menangkap tersangka peretas akun milik CEO Twitter Jack Dorsey dua pekan lalu. Oknum diketahui merupakan salah satu anggota dari kelompok peretas bernama The Chuckling Squad.

Seorang anggota kelompok lain yang menggunakan nama panggilan Debug mengatakan pada Vice bahwa peretas tersebut berperan mendapatkan nomor telepon Dorsey. Sementara itu, proses peretasan selanjutnya dikerjakan anggota lain, termasuk pemimpin kelompok yaitu Aqua dan NuBloM.

Debug mengatakan bahwa pelaku tersebut juga telah ditangkap, namun membantah bahwa dirinya terlibat dalam peretasan akun Dorsey. Menurut Debug, peretas yang namanya dirahasiakan ini juga bertanggung jawab atas berbagai kasus peretasan lainnya. Salah satunya adalah pada Wakil Jaksa Wilayah Santa Clara.

Saat ini pihak penegak hukum dari berbagai wilayah di California yang disebut REACT tengah berupaya untuk melawan kejahatan yang memanfaatkan nomor telepon target ini.

Cara kerja Teknik SIM swap yakni dengan menipu operator agar memberikan akses dan kendali pada nomor yang diincar. Kemudian peretas akan menerima kode SMS otentifikasi dua faktor sehingga dapat masuk ke akun milik korban.

Saat melakukan aksinya, kelompok ini mengirimkan pesan-pesan rasis hingga ancaman bom. Hingga saat ini belum diketahui motif sebenarnya dari sang pelaku. Namun diduga keuangan bukan menjadi faktor.

Pembajak akun milik CEO Twitter tersebut menambahkan belasan tweet dan juga retweet yang mengandung ancaman bom dan juga pesan-pesan rasis. Beberapa tweet juga mengandung tagar #ChucklingSquad. Peretasan tersebut terjadi pada 30 Agustus 2019.

Kemudian Twitter lewat akun @TwitterComms mengkonfirmasi keadilan tersebut dan mengatakan bahwa peretasan memanfaatkan nomor telepon yang terdaftar. Dengan nomor tersebut, para peretas kemudian mengirim tweet melalui pesan singkat.

Sumber: kompas[dot]com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here