foto : istimewa

POCIMEDIA.COM | Surabaya – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNESA sambut pekan ilmiah mahasiswa dengan menggelar gebyar akademik dan non akademik dengan tema “Pendidikan di Era Digital”, (05/11). Pemateri dalam kegiatan ini yakni dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD Bandung, Dr. Evie Ariadne Shi nta Dewi, M.Si., dan dosen Program Studi Sosiologi, FISIP UNSOED, Dr. Nanang Martono, S.Sos., M.Si. Kegiatan yang digadang sebagai perintis budaya ilmiah di FISH dan akan menjadi kegiatan rutin sebagai pengganti kuliah tatap muka ini dihadiri oleh mahasiswa selingkung FISH.

Dr. Ari Wahyudi, M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik menyebutkan bahwa makna dalam pekan ilmiah yang diusung FISH kali ini yakni ingin membudayakan ilmiah pada mahasiswa dengan meningkatkan kreatifitas serta memperdalam keilmuan lainnya. “Setiap jurusan lingkung FISH menggelar pekan ilmiah dengan kreasinya masing-masing, sehingga mahasiswa dapat mengikuti kegiatan serupa dilain jurusan guna menggali keilmuan lebih dalam dan itulah nuansa keilmuan yang akan dibangun” ujarnya. Mekipun kegiatan ini masih bersifat prototype tetapi nantinya diharapkan menjadi budaya yang berkembang di FISH maupun fakultas lainnya.

Sementara itu Nanang selaku pemateri pertama menekankan tentang kemampuan dan kompetensi dalam menghadapi pendidikan di era digital. “Perkembangan teknologi bermanfaat bagi kehidupan manusia, sebab dapat mempermudah pekerjaan yang dilakukakan, tetapi jangan sampai teknologi tersebut justru menggantikan posisi manusia,” tuturnya. Kemampuan dan kompetensi dasar yang dimiliki mahasiswa dapat menjadi bekal sebagai pelopor bagaimana pendidikan pengembangan karakter yang melibatkan teknologi, karena dalam revolusi 5.0 dibutuhkan integrasi kerjasama antara manusia dan teknologi. “Jangan sampai kita kalah dengan teknologi tapi bagaimana kita dapat mengintegrasikakn teknologi tersebut sebagai penunjang dalam segala kegiatan” tambahnya.

Sedangkan Evie Ariadne selaku pemateri kedua menekankan tentang komunikasi dalam menghadapi pendidikan di era digital. Menurutnya, koneksi yang terbangun dalam era digitalisasi dapat memiliki akses yang sangat luas dalam bidang komunikasi. Hal tersebut dikarenakan di jaman sekarang kita tidak lagi bersusah payah mencari atau membagikan suatu informasi, karena semua bisa serba online aksesnya. Tetapi perlu diingat, tekonologi tidak hanya kita nikmati saja, melainkan harus tetap ada inovasi kedepannya. Terkait dengan dunia pendidikan Evi menuturkan “Kurikulum pendidikan bisa disiapkan dengan memenuhi 3 poin, yaitu mempersiapkan SDM yang unggul, keilmuan baru, dan inovasi.” (nw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here