KRONOLOGI PIDANA MATI DAN SEUMUR HIDUP BAGI KURIR 60 KG SABU

Kronologi Pidana Mati Dan Seumur Hidup Bagi Kurir 60 Kg Sabu

POCIMEDIA.COM | Asahan – Pengadilan Negeri (PN) Kisaran membacakan putusan terhadap tiga orang warga Pekanbaru masing masing Sutanto alias Awi (36) Setiawan Al Ghazali (24) dan Awi Kevin (28) atas kasus narkotika seberat 60 Kg pada Selasa (19/11/2019) sore. Sidang dipimpin oleh hakim ketua, Ulina Marbun bersama anggota Nelly Andriani dan Miduk Sinaga, dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Batubara David Silitonga menjatuhi hukuman kepada para terdakwa.

Dalam amar putusan yang dibacakan oleh Hakim ketua Ulina Marbun menyatakan ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana bermufakat tanpa hak membeli narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi lima gram, sebagai mana diatur dalam pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara pidana serta peraturan perundang-undangan lain. Diketahui, kedua terdakwa Susanto alias Awi, Setiawan Al Ghazali sebelumnya sudah pernah berhasil melakukan transaksi sabu sebanyak 30 Kg.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Susanto alias Awi, Setiawan Al Ghazali alias Wan hukuman mati dan Awi Kevin alias Adi divonis hukuman seumur hidup,” ujar Ulina Marbun dihadapan para terdakwa.

Atas perkara itu kemudian menetapkan barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 60 Kg satu buah ATM, paspor, dua buah handphone dirampas oleh negara untuk dimusnahkan. Usai mendengar amar putusan, majelis hakim memberikan pilihan antara banding, pikir-pikir atau menerima amar putusan. Ketiga terdakwa kemudian memilih banding, sedangkan JPU juga memilih banding karena tuntutan mereka kepada terdakwa Awi Kevin alias Adi sebelumnya lebih ringan yakni hukuman mati.

Sebelumnya, kasus ini terungkap setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat memberhentikan satu unit mobil Innova warna abu-abu, BM 1033 BA di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Batubara tepatnya di depan SMP Negeri 1 Limapuluh pada Jumat, 12 April 2019 lalu sekitar pukul 12.00 WIB. Mobil tersebut dikemudikan Susanto alias Awi dan di dalam kendaraan itu juga terdapat Setiawan Al Ghazali. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 60 buah bungkusan teh warna hijau yang diduga berisi sabu. Pengakuan mereka berdua bahwa hanya bertugas untuk mengantarkan sabu ke Medan dengan imbalan upah yang menggiurkan.

BNN kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Awi Kevin alias Adi. Awi Kevin dalam kasus ini bertugas sebagai orang kepercayaan pemilik sabu bernama Atian (DPO) yang menyerahkan mobil Innova BM 1033 BA kepada Susanto dan Setiawan untuk dipakai mengantarkan sabu yang tersimpan dalam bungkusan teh warna hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: