Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto menyampaikan permohonan maaf atas konten di Instagram milik tribrataresbinjai yang menyinggung soal Reuni 212. Kapolres mengakui anggotanya telah lalai sehingga memuat postingan tersebut.

POCIMEDIA.COM | Binjai – Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto menyampaikan permohonan maaf atas konten di Instagram milik tribrataresbinjai yang menyinggung soal Reuni 212. Kapolres mengakui anggotanya telah lalai sehingga memuat postingan tersebut. Permintaan maaf ini disampaikan Kapolres Binjai secara resmi dihadapan tokoh agama di Binjai, Rabu (27/11).

“Saya sebagai Kapolres Binjai atas nama anggota saya dan seluruh kesatuan Polres minta maaf, karena sudah terjadi keteledoran anggota saya dalam memposting hal hal yang sifatnya sensitif untuk agama,” ujar Tri Nugroho, usai acara silaturrahim tersebut.

Nugroho menegaskan pihaknya sama sekali tidak memiliki niat untuk menggunggah konten tersebut. Kejadian ini murni kelalaian anggotanya yang yang menyebarkan hasil postingan tanpa sepengetahuan atasannya.

“Awal kejadiannya, kemarin ( Sabtu (24/11) anggota saya, istilahnya PHL (Pekerja Honorer Lepas) di bidang Humas, melihat berita berita di internet di situ dia langsung share (postingan itu), tanpa mengkonfirmasi ke Kasubag Humas atau ke saya,” ujar Nugroho.

Setelah adanya postingan itu pihaknya, sadar bahwa konten yang di share dapat memicu konflik sosial, hingga dirinya berinisiatif bersilaturahmi dengan tokoh agama pada hari ini, untuk melakukan tabayyun

“Alhamdulillah semua sudah terselesaikan dengan baik untuk kedepannya, sebagai masukan kepada kita khususnya Polres Binjai jangan sampai berita yang belum tentu benar kita share, jangan sampai jadi berita hoax atau fitnah,” ujar Nugroho. Terhadap anggotanya yang lalai, Nugroho berjanji akan memberikan sanksi tegas.

“Ya tentu kita akan berikan sanksi kepadanya,” ujar Nugroho .

Menyikapi hal ini, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Binjai Anwar Nasir meminta masyarakat untuk terpancing dengan postingan itu, karena tidak ada unsur kesengajaan dari Polres Binjai.

“Kedepan kita jangan terpancing isu isu yang mungkin belum jelas beritanya, yang terpenting bagi umat Islam perlu adanya tabayyun,” ujar Anwar dalam kegiatan yang sama. Anwar Nasir menyampaikan Kapolres telah menerangkan secara gamblang duduk perkara postingan, tersebut dan telah meminta maaf secara langsung melalui tokoh agama yang hadir.

“Pertemuan ini membawa hasil yang bagus seluruh ormas Islam yang di Binjai hadir, permintaan maaf di sampaikan. Pemberian maaf juga kita terima itu yang kita saksikan hari ini,” ujar Anwar.

Kepada masyarakat maupun sejumlah instansi lainnya dia mengimbau untuk lebih hati hati dalam memposting sebuah konten karena bisa berdampak pada konflik sosial bagi masyarakat.

Sebelumnya beredar di media sosial screenshoot unggahan akun Instagram Polres Binjai @Tribrataresbinjai dengan judul ‘Tujuan Tersembunyi Reuni 212’. Postingan tersebut mendapat respons yang cukup ramai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here