KOMNASDIK GANDENG PT KMC, TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN JAWA TIMUR

POCIMEDIA.COM | Surabaya – Kepedulian terhadap dunia pendidikan yang dilakoni pemerintah yang diwujud nyatakan dengan didirikannya lembaga Komisi Nasional Pendidikan, semakin memberikan wujud kerja yang mengakar pada penyelesaian berbagai hal di ranah pendidikan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Komnasdik Jawa Timur, yang terus melakukan terobosan-terobosan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di wilayah Jawa Timur.

Bertempat di Kekopi Cafe, Jalan Ponti No. 7 Sidoarjo, Ketua Komnasdik Jawa Timur, Ir. Kunjung Wahyudi, ST, MSc menandatangani Nota Kesepahaman dengan Muhammad Solyanto, Direktur Utama PT. Karunia Mandiri Consultant, tentang pengelolaan dan upaya pengembangan dunia pendidikan di Jawa Timur. Penantanganan MoU yang dihadiri pula oleh Owner Kekopi, M. A. Burhanuddin, St, MM ini, membahas cukup banyak hal, mulai dari fenomena pendidikan di Jawa Timur hingga upaya-upaya yang akan dilakukan dengan adanya Nota Kesepahaman ini.

“Permasalahan mendasar yang ditemukan oleh tim kita sebelum ini, adalah belum akurat potensi dan masalah yang ada di setiap lembaga pendidikan yang ada, baik pada semua tingkatan, maupun pada setiap kabupaten/kota, sehingga langkah awal yang dibutuhkan adalah penggalian potensi dan masalah ini dulu” ungkap Kunjung saat ditemui awak media.

Hal ini juga diaminkan oleh Direktur Utama PT. Karunia Mandiri Consultan “Iya mas, ada banyak hal urgent yang mesti dilakukan setelah kesepakatan ini di bangun bersama antara fihak Komnasdik dan PT. KMC, bukan hanya persoalan potensi dan masalah, juga persoalan jembatan yang harus dibangun dengan berbagai fihak dalam mengakarkan Komnasdik di Jawa Timur”.

“Saya berharap Provinsi Jawa Timur dapat menjadi percontohan Komnasdik di seluruh Indonesia” tutup Ketua Komnasdik Jawa Timur ini.

Selanjutnya di tempat yang sama M. A. Burhanuddin, owner Kekopi cafe Sidoarjo mengungkapkan harapannya kepada komnasdik “Semoga keberadaan komnasdik di Jawa Timur dapat menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di dunia pendidikan, bukan hanya hadir sebagai sebuah alat negara, namun lebih pada menjadi jembatan dalam pengambangan dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Jawa Timur” ungkapnya singkat. @badai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: