Foto: Istimewa

POCIMEDIA.COM | Palembang – Melalui Kabid politik Kesbangpol Pemprov Sumsel, Kurniawan, pemerintah provinsi Sumatera Selatan memberikan apresiasi sekaligus penghargaan kepada partai politik khususnya PKS. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri acara pembukaan diskusi pendidikan politik pemuda, konsolidasi bidang kepemudaan DPD PKS se-Sumsel dan Pelantikan PKS Muda se-Sumsel, di Hotel 101 Jalan Rajawali, Sabtu malam (23/11/2019).

“Kami dari pemerintah provinsi Sumatera Selatan memberikan apresiasi sekaligus penghargaan partai politik khususnya PKS saat ini telah membuktikan melalui kegiatan ini bahwa melakukan peran fungsinya pendidikan politik itu tujuannya untuk apa, untuk memberikan pengarahan, memberikan pelajaran agar setiap warga negara memahami tentang hak, tentang kewajibannya dan tentang tanggujawabnya sebagai warganegara,”ungkap Kurniawan.

Menurutnya, acara ini untuk menghadapi Pilkada serentak diharapkan untuk saling bergandeng tangan agar situasi damai dan aman. Selain itu ketika disinggung mengenai Ormas dan isu radikalisme, ia menuturkan untuk masalah Ormas yang ada di Sumatera Selatan pemerintah melalui Badan Kesbangpol provinsi memiliki komitmen akan terus berupaya melakukan dan memberikan pelayanan kepada Ormas yang belum terdaftar.

“Melalui Badan Kesbangpol pastinya memiliki komitmen untuk melakukan kemitraan kerjasama dangan Ormas, karena Ormas juga potensi, kita bersinergi, kita membina Ormas, kita harapkan agar Ormas yang belum memiliki persyaratan administratif untuk segera mendatangi kantor kita untuk mendaftar agar kemudian dapat di terbitkan surat keterangan terdaftar dari Kementerian Dalam Negeri maupun Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia,” jelasnya

Selain itu ia pun menyebutkan masalah isu radikalisme suatu paham yang ingin melakukan perubahan tapi secara ekstrim, pihaknya selalu mengingatkan dengan melakukan kegiatan-kegiatan sosialisasi, komunikasi sinkronisasi.

Menurutnya, di Kesbangpol juga terdapat beberapa forum kemitraan, seperti forum pembaharuan kebangsaan, forum kerukunan umat beragama, ada komunitas intelejen daerah, kemudian ada forum kewaspadaan dini masyarakat, ada indeks demokrasi Indonesia.

“Banyak forum artinya kita terus mengingatkan karena soal permasalahan radikalisme, bukan permasalahan yang hanya bisa dituntaskan oleh pemerintah khususnya pemerintah provinsi Sumatera Selatan saja, tapi kita butuh dukungan dari semua pihak, kita harus punya visi yang sama, kita punya komitmen yang sama bahwa radikalisme yang kemudian bermuara kepada terorisme itu harus kita sepakati sebagai musuh bersama itu yang paling penting,” pungkasnya. @Nopri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here