sumber: google

POCIMEDIA.COM | Jakarta – Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak bersyukur karena di tengah kondisi global yang melemah, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa berada di atas 5 persen. Menurut Jokowi, hampir semua negara mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi.

Hampir semuanya turun dan kita alhamdulillah sudah diberi angka lima (persen), lebih dikit, engga banyak, lebih dikit. Tapi lebih dari lima, sudah bagus,” kata Jokowi saat sambutan dalam pembukaan Indonesia Banking Expo 2019, di Hotel Fairmont, Jakarta.

“Perbandingan dengan negara lain, ada yang sudah minus, ada yang menuju ke nol, ada yang berkurang sampai 1,5 persen, 2 persen. Ada yang anjlok di bawah 1. Ini patut kita syukuri. Kita harus bersyukur,”

Jokowi menyatakan GDP RI menyentuh angka US$1,1 triliun atau berada pada peringkat 15-16 dunia. Kemudian, lanjutnya, GDP untuk keseimbangan kemampuan belanja atau Purchasing Power Parity Indonesia sudah berada di peringkat ke-7 dunia.

Jokowi mengaku saat bertemu dengan Managing Director IMF Kristalina Ivanova Georgieva diingatkan untuk berhati-hati dalam mengelola moneter maupun fiskal di tengah kondisi ekonomi global yang sedang tertekan.

sumber: cnnindonesia[dot]com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here