POCIMEDIA.COM | Surabaya – Mengulang kolaborasi seru tahun lalu, Guinness, Bir hitam nomor satu di dunia, hadir kembali dengan menawarkan pengalaman menjelajahi belantara kuliner Indonesia melalui Guinness Food Pairing Experience 2019, adapun empat kota yang akan dikunjungi Guinness antara lain Surabaya, manado, medan dan ditutup pada oktober hingga November 2019.

Di tahun ini, Guinness Food Pairing Experience 2019 menyambangi kota surabaya dan sebagai kota terbesar kedua di Indonesia karena di surabaya yang dimana banyak prodak budaya kuliner dan menarik untuk dijelajahi sekaligus menikmati kulinernya. kali ini Guinness kembali bereksperimen bersama Guinness Chef Representative Renatta Moeloek chef asal Indonesia yang pernah mengikuti kompetisi Masterchef, Guinness Food Pairing Experience 2019 juga mengundang Brand Manager Guinness Bayu Hananthka sebagai narasumber, acara ini berlangsung di Cafe Holywing Surabaya.

Di acara Guinness Food Pairing Experience, Guinness membawa pengalaman berbeda menikmati Foreign Extra Stout (FES) dengan memperkenalkan rasa hasil perpaduan Guinness FES yang rasanya kaya dan berani dengan makanan Indonesia yang kaya rempah. Perpaduan ini menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda yang selalu dikejutkan dengan keunikan cita rasa masing-masing daerah.

Di kota ini, Chef Renatta Moeloek akan menyiapkan dua menu makanan yang khas Surabaya. Makanan pertama adalah Sate Klopo yang kaya akan rempah untuk dinikmati bersama dengan Guinness FES menghasilkan harmoni rasa yang mencengangkan. Selain itu, Renatta juga memasakan Nasi Cumi Guinness, dimana Guinnes FES menjadi salah satu bahan dalam resep nasi cumi yang melegenda di Surabaya. Guinness FES memberikan rasa seimbang pada menu yang sering dijumpai oleh masyarakat Surabaya ini yang mengasyikan untuk dinikmati.

“Cita rasa rempah Indonesia yang khas dapat ditemukan pada berbagai makanan yang sehari-hari dinikmati konsumen. Bersama Guinness Chef Representative Renatta Moeloek, Guinness mengajak konsumen menjelajah belantara kuliner, dari makanan utama hingga makanan penutup yang apabila dipadukan dengan Guinness FES yang kaya dan berani, akan memberikan sensasi rasa yang luar biasa.,” terang Bayu Hananthka, selaku Brand Manager Guinness.

Yang unik pada pelaksanaan tahun ini selain kami mengeksplorasi makanan utama seperti yang dilakukan tahun lalu, Guinness FES juga akan dinikmati dengan makanan penutup khas daerah tersebut.

Dari pengalaman tahun yang lalu agak jelas, dan tahun ini ada peningkatan cukup signifikasi dan kami cukup percaya diri bahwa sebenarnya konsumen indonesia itu bisa menerima Food Baring antara Guinness dengan kuliner Indonesia, dan satu hal lagi bagi kami surabaya menarik bagi kita, karena salah satu tujuan wisata orang ke surabaya adalah kuliner dan itulah membuat daya tarik kota surabaya buat Guinness terutama.” pungkasnya.

Guinness adalah bir hitam untuk dinikmati konsumen usia 21 tahun ke atas yang memilih untuk mengkonsumsi minuman beralkohol. Guinness selalu dan akan terus mengkampanyekan minum yang bertanggung jawab. @dny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here