GOA JEGLES, KEARIFAN LOKAL YANG TERSELAMATKAN

Desamu, Membutuhkan MU

Contibuted Image by Radar Kediri

POCIMEDIA.COM – Hampir 12 tahun sejak pergi ke tanah rantau, pada akhirnya jalan takdir menuntun untuk kembali ke Desa. Sejenak nampak sedikit perbedaan, namun tidak begitu signifikan. Kecuali rumah-rumah penduduk yang bertambah semakin bagus, banyak anak-anak kecil yang tidak aku kenali, dan tokoh-tokoh terdahulu yang sudah dikenang dibawah ini batu nisan. Namun yang membuatku terperangah adalah sejak ditemukannya Goa Jegles. Goa Jegles ini menurut masyarakat setempat sudah lama ada, namun sekian lama itu juga ditutup karena masyarakat sekitar menganggap Goa ini penuh dengan unsur mistis yang membahayakan dan memberi nama Goa ini sebagai Goa PKI.

Nyatanya, bukan hanya saya, tetapi warga di sekitar Desa Keling ,Kecamatan Kepung pun belum banyak yang tahu akan keberadaan Goa ini. Pada dasarnya, Goa ini sangat Eksotis. Ketika Pagi datang. Sinar matahari terlihat menembus celah-celah tanaman di atas lorong gua yang terletak di dekat sungai itu. Cahayanya membuat kondisi di dalam gua cukup terang. Dilengkapi pelita yang diletakkan pada dinding-dinding menambah kesan hangat saat memasuki gua.

Bahkan, menurut cerita dari Anggota Karangtaruna Desa Keling Kecamatan Kepung, dulu banyak generasi era 80-an yang sering bermain disana, dan kondisi Goa masih sangat utuh, alami, natural, bersih dan Indah. Didalamnya pun masih mengalir sumber mata air yang begitu deras, jernih dan bersih. Namun setelah sekian lama goa ini tidak banyak dijamah manusia, Kondisi Goa ini pun menjadi semakin memprihatinkan. Kotor, Lusuh, banyak sampah yang menumpuk, entah sengaja dibuang disana, atau terbawa angin atau air hujan kami juga tidak tahu. Hal ini lah yang membuat Goa semakin lembab dan menambah unsur seram di dalamnya.

Prihatin dengan kondisi tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) dan Karang Taruna Desa Keling berusaha untuk tetap menjaga kelestarian Gua Jegles. Dengan membuka dan membersihkan area dalam gua. Selain agar gua bersejarah itu bisa tetap terawat, jalur gua juga dimanfaatkan sebagai akses menuju area sungai yang rencananya digunakan sebagai wisata edukasi (wisata edukasi sungai ini sudah di buka looooo…..bahkan sudah diliput bolang dan di tayangkan di Trans 7, kalau tidak percaya silahkan kunjungi link berikut https://www.youtube.com/watch?v=PAlMKfuWy3A).

Memang jika dilihat langsung, struktur dalam gua dan sepanjang aliran Sungai Keling cukup mendukung sebagai sarana mempelajari kondisi alam dan lapisan tanah di sana. Apalagi sungai tersebut merupakan salah satu anak Sungai Serinjing yang bersejarah di Kabupaten Kediri. Jadi Masyarakat yang dipelopori oleh Kepala Desa Keling Bapak Rofi’i Luqman dan segenap rekan-rekan Karang Taruna Desa Keling ingin menyelamatkan kearifan lokal yang ada dan mengenang sejarah-sejarah yang sebelumnya sudah tertimbun begitu dalam.

Salah satunya adalah sejarah keberadaan Gua Jegles ini. Menurut Penggiat Budaya Kabupaten Kediri Novi Bahrul Munib, jika dilihat dari cirinya, Gua Jegles merupakan bekas arung kuno atau saluran air bawah tanah di masa kerajaan. Dari penjelasannya, memang sebenarnya di daerah Kediri cukup banyak arung kuno.

Namun sebagian besar telah tertutup akibat aktivitas vulkanik Gunung Kelud. Terutama di daerah Keling yang dikenal cukup banyak sumber mata airnya. Menurutnya, arung Jegles tersebut masuk kategori arung besar, karena bisa dilalui orang seperti arung yang ada di Surowono, Desa Canggu, Badas yang sudah dikenal banyak orang.

Bahkan sebagian besar menganggapnya angker dan menjadi sarang ular. Sementara kaitannya dengan PKI, menurut Ketua Pelestari Sejarah dan Budaya Kadhiri ini, memang kebanyakan dahulu pelarian PKI masih memanfaatkan kembali arung bawah tanah peninggalan kerajaan.

Untuk itu, seluruh elemen Desa Keling Khususnya dan Kabupaten Kediri pada umumnya, harus dapat berjuang untuk mengubah pandangan masyarakat bahwa arung yang selama ini dianggap angker bisa menjadi tempat eksotis yang menarik. Tentunya dengan tetap menjaga kelestarian karya leluhur yang adiluhur tersebut. Sooo…..di tunggu kehadirannya di lokasi ini yaaaaa….kalau tidak tahu tempatnya bisa, mampir ke rumah saya di Ds. Keling. Kec. Kepung RT. 11 RW. 03 Kabupaten Kediri, nanti pasti saya antarkan……terima kasih @eko

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here