DARI WAKTU UNTUK WAKTU

sumber: google

Semua terburu waktu
Berharap dapat nilai lebih bersama waktu
Setiap ukiran harapan, bersemayam tujuan
Akan arti kebahagiaan yang di dambakan

Niat menjadi penentu
Pada setetes embun yang memberi harapan baru
Setiap nafas terasa di buru
Apakah arti semua itu

Berjuang bersama waktu adalah impian
Demi menyongsong tujuan di garis depan
Bertahan untuk menang
Pada terpaan asap hitam yang mengepal

Berdiri dengan tegak
Seraya berteriak kegelisahan
Tapi tak ada waktu yang terdiam
Semua waktu adalah jawaban

Semangat yang terkadang datang dan pergi
Muncul dengan emosi jiwa nurani
Menggelegar menembus batas rimba keputusasaan
Membuka jalan menuju keabadian

Fajar datang menelan malam
Membuka harapan setiap insan
Menebar sinar kehidupan
Pada hijau daun yang segar

Senja selalu tampak pada penghujung hari
Ufuknya merona berwarna jingga
Menidurkan kehidupan sementara
Pada pergantian malam kebisuan

Tanda dentingan suara adzan
menggema menyentuh telinga
Turun membelai kalbu
Menyinari kegelapan yang bersemayam

Waktu yang berputar
Melibas segala penantian
Membuka penyesalan pada penundaan
Adalah ketersesatan

Ruang dialektika yang terbungkam
Menutupi aliran logika
Ketiadaan hanya ketiadaan
Hanya skeptis yang tertelan

Waktu yang berputar
Melenakan dan hanyut pada kenikmatan
Batas etika di terjang
Hanya pengadilan waktu yang tahu hukumnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*