BIG DATA BELUM BANYAK MENGUNTUNGKAN TELKOMSEL

Sumber: google

POCIMEDIA.COM | Meski era “big data” sudah dimulai, operator seluler Telkomsel mengaku belum mampu mendapatkan untung dalam jumlah yang melimpah dari keberadaan big data tersebut.

Menurut Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini, hal tersebut disebabkan kesiapan teknis yang belum memadai. Emma menuturkan saat ini pendapatan Telkomsel yang berasal dari big data tidak lebih dari 5 persen dari total pendapatan. Angka ini masih cukup kecil jika dibandingkan dengan potensi profit yang dihasilkan dari analisis big data.

Direktur Utama yang baru menjabat selama empat bulan di Telkomsel itu mengatakan, saat ini pemanfaatan big data memang menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Tahun depan, ia pun mengatakan akan membuat skema monetisasi yang lebih efektif.

Emma juga menambahkan saat ini, Telkomsel sedang mengembangkan sebuah sistem bernama Data Management Platform (DPM). Sistem tersebut nantinya akan dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI) dan mesin analitik yang akan beroperasi tahun depan. Mesin tersebut nantinya akan digunakan untuk membuat skema monetisasi.

Data pengguna yang ada, nantinya akan dimanfaatkan untuk personalisasi produk untuk end user.

“Big data” sendiri merupakan data dalam jumlah besar yang digunakan untuk kepentingan bisnis. Seperti misalnya lokasi pengguna, kebiasaan, hingga minat pengguna.

Sehingga dengan data-data tersebut, produsen bisa melakukan analisis tentang kebutuhan pelanggan sampai dengan kinerja produk. Hasil akhir yang diharapkan dari analisis ini tentu saja adalah monetisasi.

Sumber: liputan6[dot]com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: