sumber : istimewa

POCIMEDIA.COM | Sumatera Utara memiliki berbagai macam jenis makanan kuliner, dan beberapa di antaranya adalah makanan khas Asahan. ‘Anyang Pakis’ adalah salah satunya. Siapa yang tidak mengenal makanan ini, makanan lezat yang dapat disantap tanpa disanding nasi, karena Anyang Pakis bukan tergolong sebagai jenis sayur. Makanan ini hampir mirip dengan makanan khas Jawa, yaitu urap. Bumbu dasarnya juga sama, yaitu bawang merah, serai, daun jeruk, ketumbar, yang kemudian dihaluskan dan disangrai. Proses sangrai inilah yang membedakan Anyang Pakis dengan urap.

Dahulu, untuk mencicipi makanan khas kuliner Asahan ini, kita dapat menemukannya di berbagai tempat di Kisaran. Namun seiring waktu bergulir, makanan ini hanya dapat ditemukan ketika bulan puasa saja, sehingga Anyang Pakis kerap disebut dengan makanan kuliner musiman. Biasanya saat bulan puasa tiba, Anyang Pakis banyak ditawarkan di pusat jajanan Ramadhan di Kota Kisaran, diantaranya tepat di jalan Rivai, Jalan Imam Bonjol (depan Masjid Raya Kisaran), dan Simpang Enam.

Pakis yang dapat diperoleh di tengah-tengah hamparan kebun karet/kelapa sawit yang tersebar luas di Kabupaten Asahan, dan kelapa yang dapat dengan mudah diperoleh karena Asahan termasuk salah satu sentra penghasil kelapa di Sumatera Utara, sebenarnya berpotensi besar menjadikan Anyang Pakis sebagai salah satu makanan khas kuliner Asahan. Namun, pada kenyataannya Pemerintah Kabupaten Asahan belum cukup berpotensi menggalinya. Padahal, ini dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi ibu-ibu rumah tangga, di samping itu istilah tanaman liar pun pastinya akan berubah menjadi oleh-oleh khas Asahan. @muning

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here