AMNESTY INTERNATIONAL: 106 TEWAS AKIBAT AKSI PENUMPASAN PROTES ANTI-PEMERINTAH

Presiden Iran Hassan Rouhani

POCIMEDIA.COM | Teheran – Presiden Iran Hassan Rouhani mengklaim telah meraih kemenangan atas musuh-musuh negaranya yang ditudingnya menyulut protes-protes anti-pemerintah di berbagai penjuru negara itu yang dipicu kenaikan harga bensin.

Dalam pidato televisinya yang disiarkan secara nasional, Rabu (20/11), Rouhani mengatakan demonstransi-demonstrasi pro-pemerintah yang berlangsung secara spontan di berbagai penjuru Iran, sebelumnya pada hari itu, menunjukkan kekuatan rakyat Iran yang sesungguhnya dalam menentang konspirasi yang dilakukan Arab Saudi, Israel dan AS.

Televisi pemerintah Iran menayangkan rekaman video demonstrasi-demonstrasi pro-pemerintah di beberapa lokasi, Selasa (19/11), dalam usaha meredakan protes anti-pemerintah. Pihak berwenang juga memperpanjang masa pembekuan total akses internet hingga hari keempat untuk mencegah rakyat Iran berbagi gambar-gambar protes ke luar negeri. Penghentian layanan internet, yang mulai berlangsung Sabtu malam, mempersulit usaha media independen untuk mengetahui seberapa besar demonstrasi pro-pemerintah yang berlangsung Selasa.

Protes anti-pemerintah berlangsung sebagai tanggapan atas tindakan pemerintah yang secara tiba-tiba menaikkan harga bensin bersubsidi hingga sebesar 50 persen pada Jumat lalu. Banyak rakyat Iran memandang kenaikan harga itu sebagai beban berat, mengingat kondisi ekonomi yang memburuk.

Amnesty International mengatakan, pasukan keamanan Iran telah menewaskan sedikitnya 106 orang sejak berlangsungnya protes anti-pemerintah Jumat lalu, empat kali lipat dibanding jumlah korban tewas dalam aksi protes massal di Iran dua tahun lalu Perhitungan kelompok HAM di London itu didasarkan pada keterangan saksi mata, video-video yang beredar di media sosial, dan laporan para aktivis HAM Iran di pengasingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: