Sumber: Google

Goresan pena dan waktu bertapa

Uraian lembut selaksa dahaga

Ilusi berpijar di penjuru semesta

Radikal sebagai jalan utama

 

Lembar ke lembar terbuka jendela

Pada titik nyata untuk bercengkrama

Dimensi jiwa memancing dialektika

Untuk persembahan untaian karya

 

Terdengar suara menggema

Di ujung dunia pihak ketiga

Jeritan tangis tak ada tawa

Tersisihkan dan lunglai tak berdaya

 

Pemikiran seakan dikendalikan satu mata

Tersisipkan begitu pelan namun terasa

Perlahan muncul sebagai emosi jiwa

Berat sebelah dan timpangnya dunia

 

Agama berubah menjadi propaganda

Pada kepentingan politik semata

Dan ternyata para elite dalangnya

Demi menjaga eksistensi dan citra kuasa

 

Hah pembodohan satu mata

Berekspansi seperti yakjud makjud

Memborbardir dunia dan segala isinya

Di penjuru semesta, berjejer pangkalan amerika

 

Owww, gambaran Al-Qur’an nyata

Saat ilmu falsafah sebagai media

Tergambar jelas esok akan ada apa

Dan Al-Qur’an menjadi peramal kisah

 

Ramalan itu jelas adanya

Tentang munculnya satu mata dan ekspansi militer amerika

Yaaa, kita terpapar globalisasi sebagai era

Menyeragamkan pemikiran satu mata

 

Tidurlah manusia-manusia

Nyenyak dan mimpi saja

Kau bermimpi, berarti kau sedang tertidur

Tertidur di dunia yang sangat fana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here