foto: ilustrasi

POCIMEDIA.COM | Banda Aceh – Baru beberapa hari lalu menerima penghargaan “Kota Sehat Swasti Saba”, Banda Aceh kembali meraih prestasi gemilang. Keberhasilan pengobatan Tuberkulosis (TB) se-Indonesia, menjadikan prestasi ini sebagai capaian tertinggi cakupan.

Acara yang berlangsung selama empat hari yaitu 25 – 28 November 2019 di Hotel Hermes Palace itu dibuka secara resmi yang ditandai dengan penabuhan Rapai oleh Dirjen P2P Anung Sugihantono, Plt Gubernur Aceh yang diwakili oleh Staf Ahli, Darmansyah, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Ketua TP-PKK Aceh Dyah Erti Idawati, dan sejumlah pejabat lainnya.

Sementara itu, untuk penghargaannya sudah diserahkan langsung oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, Anung Sugihantono, kepada Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, sejak hari Senin, (25/11) pada acara pembukaan Monev Nasional Program Penanggulangan TB.

Selain Banda Aceh, ada 19 kabupaten/kota lagi yang menerima penghargaan serupa yaitu: Serang, Lebak, Pandeglang, Cianjur, Kuningan, Surabaya, Gresik, Bojonegoro, Lamongan, Lumajang, Maluku Tenggara, Lubuk Linggau, Palembang, Sibolga, Deli Serdang, dan Jakarta Barat.

Di tingkat provinsi, capaian tertinggi cakupan dan keberhasilan pengobatan TB berhasil diraih oleh Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

Aminullah Usman–Wali Kota Banda Aceh mengatakan, “Penghargaan ini saya dedikasikan untuk Anda semua, praktisi kesehatan Banda Aceh. Ini adalah wujud nyata dukungan penuh Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mendukung program penanggulangan tuberkulosis.”

Beliau juga mengatakan, bahwa estimasi insiden TB sebesar 845.000 kasus atau 316 per 100.000 penduduk Indonesia dan target eliminasi TB di Indonesia dapat tercapai di tahun 2030. @beavinata

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here