No icon

Pembangunan Kawasan KRM di Pesisir pantai Gunung Anyar Dimulai Tahun 2018

Surabaya Bakal Punya Kebun Raya Mangrove Pertama di Dunia

Pocimedia.com, Surabaya – Tidak lama lagi Surabaya bakal punya kebun raya mangrove pertama di dunia. Bekerja sama dengan Kementerian PU Perumahan Rakyat dan Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai membangun kawasan Kebun Raya Mangrove di pesisir pantai Gunung Anyar tahun 2018 ini.

Dilansir dari laman Elshinta.com, (26/2), Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kemarin menginformasikan luas lahan Kebun Raya Mangrove (KRM) mencapai lebih dari 100 hektare. Sementara itu pengerjaannya akan dilakukan secara bertahap. "Saat ini, sedang dilakukan pembebasan lahan untuk luasan KRM," ungkap Risma.

Risma menuturkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya memiliki aset berupa lahan siap pakai untuk KRM sekitar 30 hektare. "Tahun ini pihaknya telah membebaskan lahan untuk KRM sekitar 30 hektare. Tahun depan, kami bebaskan 30 hektare. Jadi, kalau nanti bisa ngumpul bisa lebih dari 100 hektare," katanya.

Untuk proses pembentukan KRM, Risma menuturkan akan dibantu dengan pihak Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Kawasan ini, lanjut Risma, akan lebih intensif, yaitu dipergunakan  sebagai kawasan observasi juga pusat pengkajian dan penelitian.

"Kenapa butuh LIPI, karena nanti dihitung umurnya (Mangrove) berapa, kayak gitu semua dengan teori," katanya.

Selain itu, lanjut dia, di kawasan KRM ini nanti akan dibangun jembatan bambu yang melintas di atas bozem (waduk). Jembatan ini bakal jadi penghubung antara Kebun Raya Mangrove dengan Mangrove Information Center (MIC) Wonorejo.

Orang nomor satu di Surabaya ini juga menegaskan bahwa pengembangan wilayah mangrove ini dipastikan menjadi KRM yang pertama di dunia. Wilayah Surabaya banyak berada di wilayah pesisir pantai yang harus mendapatkan perlindungan dari abrasi dan banjir rob dengan hutan mangrove.

Komentar