No icon

Kastil Lereng Merapi, Megah namun Bermasalah

Yogyakarta, pocimedia.com - Sebuah bangunan megah di lereng Gunung Merapi, Sleman belakangan menjadi incaran baru wisatawan. Ya, sejak awal tahun 2017 lalu, lokasi tersebut terlihat ramai dikunjungi wisatawan. Rupanya bangunan kastil bak negeri dongeng di film kartun, ‘The Lost World Castl’ yang letaknya di lereng gunung menjadi daya tarik bagi pemburu wisata unik.

Berada di wilayah Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, pengunjung bisa menjangkau kastil hanya dalam wkatu 1,5 jam perjalanan darat dari pusat Kota. Saat memasuki Dusun Petung, pengunjung akan langsung disambut dengan sebuah gapura besar dengan tulisan The Lost World. Menariknya, gapura raksasa itu dibangun dengan sangat megah dan dibuat seeksotis mungkin, mirip dengan gapura dalam film Jurassic Park.

Nah, setelah 300 meter memasuki gapura, pengunjung akan melihat sebuah bangunan kastil megah. Yang paling menarik, kastil tersebut berada cukup dekat dari lokasi Museum Omahku Memoriku, yang merupakan salah satu destinasi utama Merapi Lava Tour. Disana pengunjung bisa melakukan banyak aktivitas menyenangkan, seperti berjalan-jalan hingga berfoto dengan latar belakang bangunan eksotis ini. Selain itu, dari sini pun Lo bisa melihat langsung pemandangan Gunung Merapi dan beberapa spot menarik lainnya.

Sayangnya, muncul kabar bahwa pembanguan area wisata tersebut terkendala. Kabarnya sang pemilik belum mengantongi izin resmi. Padahal, kastil berlokasi di kawasan rawan bencana (KRB) 3 erupsi Gunung Merapi.

Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman segera melayangkan Surat Peringatan (SP) 3 kepada pemilik bangungan. Sedangkan di dua surat peringatan sebelumnya, pemilik bangunan-Ayung sudah diperingatkan agar segera menghentikan pembangunan dan operasionalnya. Di dalam surat tersebut dituliskan pembangunannya melanggar Perda Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2012 Tentang RT RW. Lokasi kastel termasuk dalam area terdampak langsung erupsi tahun 2010.

Selain itu, pembangunan tersebut juga melanggar Peraturan Bupati Sleman Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Kawasan Rawan Bencana Gunung Merapi.

"Lokasi dimaksud termasuk dalam kawasan rawan bencana Gunung Api Merapi III yang dilarang berdirinya bangunan dan hunian," tulis surat yang diteken langsung oleh Kepala Dinas PU Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman Sapto Winarno dan ditembuskan ke sejumlah pihak di antaranya Bupati Sleman, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Sleman, dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman.

Disampaikan pula dalam surat itu, The Lost World Castle terletak di titik koordinat S 7.6039609 E 110.4510532. Dalam surat bernomor 643/0204/2017 disebutkan, jika dalam waktu tujuh hari setelah SP 2, Ayung tak mengindahkan surat tersebut maka akan ada tindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menanggapi surat peringatan itu, Ayung beralasan bangunan ini bukan untuk hunian. "Ini kan bukan untuk dihuni. Kalau sore tutup, Gunung Merapi juga statusnya pasti selalu ada tahapannya," kata Ayung.ash

Komentar