Warning: include(consig.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 1

Warning: include(): Failed opening 'consig.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php70/usr/share/pear') in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 1
Kandungan BanLec dari Pisang Bisa Lawan Virus Agresif
No icon

Kandungan BanLec dari Pisang Bisa Lawan Virus Agresif

Pocimedia.com, Surabaya – Pisang, termasuk salah satu buah yang baik bagi kesehatan karena kaya akan kandungan vitamin dan mineral. Bagi penyandang obesitas, mereka kebanyakan mengganti menu makannya dengan buah satu ini. Ini karena buah berkulit kuning atau hijau ini banyak kandungan karbohidratnya. Buah ini mampu mengatasi rasa depresi, menangkal kram otot, menurunkan tekanan darah dan melindungi dari serangan jantung.

Disamping menyembuhkan berbagai masalah kesehatan diatas, riset terbaru menemukan bahwa pisang bisa emberikan perlawanan baru terhadap virus. Dalam studi terbaru, kandungan protein yang ada dalam buah pisang dikenal sebagai lektin – atau dikenal dengan istilah BanLec. Kandungan Lektin itu saat ini sedang dalam proses diteliti untuk menjadi obat yang suatu hari nanti dapat digunakan untuk melawan infeksi virus. Tampil untuk melawan sejumlah virus agresif, protein BanLec menempel pada molekul gula yang mengeluarkan virus dari sel, mencegah infeksi.

Sayangnya, ketika para ilmuwan mengisolasi protein untuk uji coba terapi, BanLec ternyata juga menyebabkan iritasi dan peradangan. Sehingga tim internasional mempelajari kembali protein tersebut. Mereka lalu mengidentifikasi bagian yang menyebabkan efek samping.

Sedikit bermain-main dengan genetik, mereka mengembangkan versi BanLec, yang tersisa dari protein anti-virus tapi tanpa merespon imun. Dilaporkan dalam jurnal Cell, tim peniliti mengatakan, jika BanLec bisa menjadi salah satu agen antivirus spektrum luas pertama untuk mengobati berbagai virus, termasuk HIV, hepatitis dan bahkan flu burung.

Co-senior penulis David Markovitz, dari Universitas Michigan di Ann Arbor, memperingatkan bahwa Anda tidak bisa mendapatkan manfaat dari BanLec dengan makan sesisir pisang.

"Ingat, ketika Anda makan pisang, maka protein yang tidak kita ubah, yakni protein alami - itu mungkin akan dikunyah oleh asam lambung. Jadi kami sangat meragukan bahwa makan pisang akan membantu Anda,"kata Markovitz dilansir dari laman nationalgeographic, (23/2).

Markovtiz mengatakan versi baru dan lebih baik dari BanLec harus disuntikkan. Awalnya, Markovitz mengatakan, protein pisang itu sedang diselidiki sebagai mikrobisida. Perempuan dapat menggunakannya sebelum berhubungan seks, sebagai krim atau gel untuk melindungi mereka terhadap infeksi HIV.

Tetapi BanLec lebih ditujukan untuk melawan sejumlah virus, yang menyebabkan mereka hancur jika mereka tidak dapat menginfeksi sel-sel. Pada titik ini, Markovitz mengatakan tidak ada rencana untuk melakukan uji klinis pada manusia.

"Kami mencoba membantu meningkatkan kesehatan orang-orang, bukan menyakiti mereka. Jadi, ada baiknya untuk berhati-hati ke mana selanjutnya kami melangkah. Anda tahu, kami juga sangat ambisius untuk membuat sesuatu berhasil dan membawa ini ke hasil klinis, tapi kami belum ke sana. Kami masih di tahap awal, "katanya.

Molekul gula yang terdapat pada BanLec dapat dimanfaatkan sebagai strategi yang unik untuk memerangi virus. Ilmuwan mengatakan, jika BanLec dapat digunakan untuk mengembangkan obat antivirus lainnya.

Komentar