No icon

Lawan Berita Hoax, Ayo Proteksi dengan Langkah Ini

Pocimedia.com, Surabaya - Sejak pertengahan Tahun 2017 lalu, masyarakat dunia termasuk Indonesia, dibuat kesal dengan ulah para penebar hoax. Bagaimana tidak, masyarakat selalu diberikan berita-berita palsu di berbagai topik. Seperti isu politik, pemerintahan, kesehatan hingga soal agama. Sebagian orang mungkin tidak mudah terpancing dengan penyebaran berita-berita palsu. Namun ada juga kalangan yang menerima mentah-mentah informasi hoax. 

Penyebaran berita hoax di internet tentu saja bisa menimbulkan dampak bagi pembaca. Sebuah riset yang dilakukan oleh pelajar Universitas Salford yang bekerja sama dengan CBBC Newsround di Inggris, membuktikan adanya dampak dari penyebaran berita bohong atau hoax di kalangan anak muda. Kesimpulan yang didapat adalah jika anak muda tidak mempercayai apa yang mereka baca itu benar, maka kepercayaan mereka akan terkikis—dan kemudian mereka bisa berhenti percaya terhadap apapun. Dalam jangka panjang ini berarti mereka tidak peduli untuk menjadi bagian dari perdebatan besar tentang politik, kebudayaan, dan masyarakat di mana mereka hidup.

Mengingat penerimaan informasi menjadi bagian penting pada masa tumbuh kembangnya konsep jati diri seorang anak muda, maka diperlukan tindakan penyaringan ketat. Terutama untuk informasi yang beredar di internet. Hal ini karena siapapun dari berbagai latar dan misi tertentu, dengan mudah memproduksi berita lalu menyebarkannya secara luas kepada netizen. Lalu, apa saja tips bagi kita khususnya anak muda, untuk membedakan berita benar dan bohong?


Kenali sumber informasi

Periksalah dari mana sumber berita itu berasa. Perhatikan kaidah jurnalistik seperti logika berpikir, penulisan ejaan yang baik dan benar, kejelasan informasi dan gambar. Untuk menambah keyakinan, cobalah klik bagian “about us/tentang kami”, dan pastikan ada uraian jelas yang menerangkan kerja organisasi yang bersangkutan dan riwayatnya.

Kenali penulis berita

Untuk memastikan apakah mereka itu ril, kredibel dan “layak dipercaya”, periksalah tulisan-tulisan lain yang mereka buat dan untuk outlet mana saja mereka menulis. Jika mereka tidak menulis apapun, atau jika mereka menulis untuk situs-situs web yang meragukan, maka kita perlu berpikir dua kali untuk mempercayai tulisan mereka.

Ada referensi jelas

Pastikan artikel memuat referensi dan tautan ke berita, artikel, dan penulis lain. Klik tautan-tautan yang ada dan pastikan semuanya kredibel dan berkualitas.

Lakukan Google Reverse Image Search

Ini termasuk salah satu alat luar biasa. Dengan Google reserve image search, Anda mungkin bisa melakukan pencarian di Google dengan gambar, bukan kata-kata. Caranya sederhana; yang perlu Anda lakukan hanya mengunggah gambar ke situs Google Reverse Image Search dan Anda akan melihat semua web lain dengan gambar-gambar yang sama. Ini memberi tahu Anda situs-situs lain di mana gambar-gambar tersebut digunakan—dan apakah gambar-gambar itu digunakan di luar konteks.

Kenali Karakter media

Pastikan apakah berita yang sedang Anda baca disebar di saluran berita arus utama, seperti BBC News, Sky News, Kompas dan sebagainya. Jika ya, Anda boleh merasa lebih yakin bahwa berita itu tidak bohong, karena organisasi-organisasi itu memberikan penekanan khusus untuk memeriksa sumber-sumber mereka dan jarang sekali memuat berita tanpa sumber kedua untuk mendukungnya.

Penting sekali menghindari menyebar berita yang Anda tidak yakin kebenarannya. Jika Anda ragu-ragu tentang kualitas kebenaran sebuah informasi atau berita, diskusikan dengan teman, keluarga atau orang yang memiliki kompetensi di bidang terkait, untuk mencari tahu pendapat mereka tentang berita itu.

Sumber  : Suara.com

Komentar