No icon

Satu Postingan Berpotensi Pahala atau Dosa

Pocimedia.com, Surabaya - Apakah kita termasuk orang yang tak pernah absen untuk memperbarui status di media sosial? berapa banyak media sosial yang kita miliki? dan berapa banyak dan dalam pulan informasi yang kita bagikan ke publik? Apakah dari semua postingan yang kita sebarkan di media sosial itu layak dikonsumsi dan memberi manfaat bagi pembacanya?

Sahabat poci, sebenarnya akan ada rentetan pertanyaan dari setiap satu status yang kita posting di media sosial. Namun sadarkah kita dengan semua pertanyaan itu? atau jangan-jangan kita sama sekali tidak tahu, bahkan tidak juga mempedulikannya. Padahal, sadarkah kita bahwasannya setiap postingan yang kita unggah berpotensi pada penambahan dosa. Artinya bahwa postingan kita bisa membawa pahala dan dosa. 

Lalu, apa contohnya postingan membawa dosa? Misalnya mengeluhkan soal pasangan hidup, apalagi kalau sampai membongkar aib pasangan, ini sangat berpotensi membawa dosa untuk diri kita. Contoh lain adalah postingan selfie yang mengumbar syahwat. Meskipun tertutup hijab, tapi kalau foto selfie kita sengaja memamerkan kecantikan atau dengan gaya mengumbar, potensi membawa dosa juga lho.

Selanjutnya adalah postingan yang memfitnah orang lain, atau menyebar hoax. Aduuh bahaya ya Sahabat Ummi, saat ini berita hoax ataupun nyata harus dikonfirmasi dulu kebenarannya, jangan asal share atau diposting sebelum kita tahu kebenarannya. Bahkan postingan berisi ayat quran pun bisa lho berpotensi membawa dosa, kok bisa? Yaa... kalau kita mempostingnya dengan niat mempertunjukkan kepintaran kita atau memperlihatkan keshalehan diri kita. 

Kalau memang mau posting seperti ini bisa dengan akun tanpa nama pribadi, lebih aman karena terhindar dari risiko ujub. Atau kalaupun pakai akun pribadi, pastikan niatnya lurus ingin memberi tausiyah bukan untuk pamer keshalehan atau menggunakan ayat dan hadits untuk menambah followers. 

Lalu, postingan seperti apa sih yang bisa membawa pahala? Yaa tentu saja semua postingan yang memberi inspirasi untuk berbuat baik, dan diposting dengan niatan yang lurus tentunya. Pertanyaannya, sudahkah kita membuat postingan yang bermanfaat di sosmed? Atau psotingan kita kebanyakan hanyalah memperkeruh suasana saja? Yuk sama-sama introspeksi.

Komentar