Warning: include(consig.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 1

Warning: include(): Failed opening 'consig.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php70/usr/share/pear') in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 1
3 Aspek Belajar Al Quran Menurut Ust Adhan Sanusi
No icon

Kajian Pembelajaran Al Quran Bersama Ust. Adhan Sanusi

3 Aspek Belajar Al Quran Menurut Ust Adhan Sanusi

Pocimedia.com, Surabaya – Al Quran merupakan kitab suci Umat Islam yang Allah SWT turunkan melalui perantara Rasul, Muhammad SAW. Di dalamnya memuat segala aspek kehidupan manusia yang dijadikan pedoman hidup di dunia maupun akhirat. Mulai dari syariat, tata cara ibadah, hukum, muammalah, sains, etika dan akhlak, ancaman dan seterusnya.

Keberadaan Al Quran merupakan mukjizat terbesar yang Allah berikan kepada manusia, khususnya ummat Nabi Muhammad SAW. Beberapa keistimewaan atau mukjizat Al Quran adalah terjamin keasliannya, mudah untuk dibaca atau menghafalkannya, memiliki gaya bahasa satra tingkat tinggi, menjadi obat berbagai penyakit (fisik dan nonfisik), sesuai sains modern dan sebagainya.

Untuk memperoleh hikmah Al Quran, maka sebagai umat Islam sudah sepatutnya segala aktivitas kita tidak berjauhan dengan nilai-nilai dalam Al Quran. Salah satu trainer di lembaga pembelajaran Al Quran dengan otak kanan-WAFA, menyebutkan ada 3 poin utama bagi muslim yang ingin mengamalkan Al Quran.

Pertama, Qiraah. Adhan Sanusi menuturkan bahwa hal pertama yang Allah perintahkan adalah membaca Al Quran tanpa memahami isi kandungannya. Dalam salah satu ayat disebutkan bahwa kita diperintahkan untuk membaca Al Quran dengan tartil atau benar. Pertanyaannya adalah bagaimana cara menilai kualitas bacaan Al Quran seseorang?

“yang tahu bacaan Al Quran kita benar atau salah ya guru yang memiliki sanad kemiripan bacaan dengan Nabi Muhammad SAW,” papar Adhan di depan staf PT Karunia Mandiri Consultant pagi tadi, (13/1).

Untuk itulah, Adhan yang juga berprofesi sebagai tenaga pendidik menyarankan agar kita berguru pada ahlinya. Yaitu pada mereka yang memiliki sanad kualitas bacaan menyerupai Nabi Muhammad SAW.

“Info terbaru yang saya dapat, tubuh kita memiliki ketukan nada yang memiliki kesamaan dengan panjang pendek bacaan Al Quran. Jika ayat Al Quran dilantunkan dengan benar, akan keluar getaran tertentu dalam jiwa. Dan itu pernah dirasakan oleh orang Barat ketika mendengarkan bacaan Al Quran seorang Qori’ terkenal”, pungkas sang trainer sebelum mengakhiri pertemuan pagi itu.

Tingkatan berikutnya setelah mampu membaca Al Quran dengan benar sesuai dengan kaidah tata caranya adalah tilawah. Yaitu membaca Al Quran sekaligus memahami makna atau arti yang terkandung dalam bacaan tersebut. Kunci utama kita bisa memahami isi kandungan Al Quran adalah pemahaman terhadap Bahasa Arab. Namun jikalau saat ini kita belum terlalu mahir dalam berbahasa Arab, kita bisa membaca terjemahannya.

Poin terakhir, selain membaca dan memahami kandungannya adalah menghafalkan Al Quran. Melalui salah satu ayatnya, Allah memberikan jaminan kemudahan bagi siapa saja yang punya kemauan untuk menghafalkan Al Quran. Dengan menghafalkan Al Quran, kita akan memperoleh banyak manfaat. Salah satunya meminimalisir keinginan berbuat dosa. Setiap ada peluang melakukan perilaku menyimpang, Allah akan mengingatkan kita melalui ayat-NYA. ash

Komentar