Warning: include(consig.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 1

Warning: include(): Failed opening 'consig.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php70/usr/share/pear') in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 1
Cosmin Lambru: Berlaga dengan Tangan Palsu 
No icon

Difabel Bisa Main Bola

Cosmin Lambru: Berlaga dengan Tangan Palsu 

Surabaya, pocimedia.com - Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah, tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik. Tuhan pasti kan menunjukkan kebesaran & kuasa-Nya, bagi hamba yang sabar dan tak kenal putus asa”, cuplikan bait syair yang dilantunkan oleh D’Masiv ini mungkin pernah juga dialami oleh setiap manusia dari berbagai belahan dunia.

Setiap orang pasti pernah mengalami masa sulit atau ujian. Sebagian berputus asa, sementara yang lain tetap bertahan hingga akhirnya sukses dengan segudang prestasi. Kondisi inilah yang dirasakan oleh pesepakbola Cosmin Lambru.
Meski mengalami cacat fisik akibat kecelakaan, Cosmin mampun bermain profesional di ajang Piala Liga bersama FC Petrolul Ploiesti, klub Divisi 3 Rumania.

Dengan bantuan lengan palsu di bagian kiri, Cosmin mampu melakoni debut pertandingan sepak bola sejak berusia 18 tahun. Awalnya dia menjadi pemain pengganti saat Petrolul menghadapi Mioveni. Sayangnya, dalam pertandingan yang digelar pada Selasa 24 Oktober 2017 lalu, Petrolul kalah lewat babak adu penalti.
Kisah Cosmin kehilangan lengannya terbilang tragis. Dia mengalami kecelakaan ketika mobil yang dibawanya ditabrak oleh sebuahg truk. Saat itu usianya delapan tahun. Ajaibnya, Cosmin selamat, hanya saja lengan kirinya harus diamputasi.

"Saya merasakan sakit yang luar biasa. Tapi, saat itu saya sadar sedang dibawa ke rumah sakit," kata Cosmin seperti dilansir Marca (30/10).

Meski telah menjalani berbagai prosedur operasi, namun dirinya mengaku sempat mengalami kesulitan untuk bermain sepak bola. Meski demikian, kondisinya saat itu tidak lantas membuat pemain muda itu berputus asa. Ia justru bangkit untuk mengasah kemampuan bermain sebak bola dengan menerapkan berbagai teknik. Hingga pada akhirnya sang pelatih mempercayai Cosmin untuk mengambil peran dalam debutnya, meskipun perannya saat itu hanya sebagai pemain pengganti.


"Saat saya kembali ke sepakbola, saya belajar bagaimana tak bergantung kepada tangan. Tak mudah, tapi saya tak mau mengeluh," ujar Cosmin. aish

Naskah berita dirangkum dari berbagai sumber

Komentar