Warning: include(consig.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 8

Warning: include(): Failed opening 'consig.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php70/usr/share/pear') in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 8
pocimedia
pocimedia
LEU Mart Hadirkan Konsep Baru di Bisnis Ritel
Thursday, 29 Mar 2018 04:51 am
pocimedia

pocimedia

Pocimedia.com, Surabaya – Tren pengembangan bisnis berbasis syariah belakangan makin dilirik oleh masyarakat. Apalagi warga Indonesia yang mayoritas beragama Islam, sehingga dianggap memiliki pangsa pasar potensial untuk bisnis syariah.

Salah satu bisnis syariah yang kini sedang marak adalah bidang ritel. Dalam rangka pengembangan sekaligus pemberdayaan ekonomi umat, beberapa kalangan Muslim bersatu untuk mendirikan sebuah koperasi berkonsep syariah. Model bisnis yang dijalankan berupa swalayan. Ada koperasi syariah 212 mart, sakinah, mina dan sebagainya.

Kemarin, (29/3), salah satu koperasi Syariah berbasis di Jakarta, LEU Mart, melakukan sosialisasi prospek pengembangan bisnisnya. Bertempat di ruang pertemuan Masjid Baiturrazaq, Citraland Surabaya, diskusi siang itu dihadiri oleh beberapa pengurus masjid di Surabaya, pengusaha, ada juga dari kalangan akademis.

Dalam pertemuan itu, Direktur Utama PT. LEU Retail Indonesia, Bambang Wijanarko, memaparkan secara detil terkait model bisnis, program pelatihan yang diberikan kepada mitra, fasilitas yang diterima oleh mitra hingga ketentuan atau persyaratan menjadi calon mitra.

“Untuk saat ini LEU Mart memang masih beroperasi di beberapa wilayah, seperti Jakarta, Banten dan lainnya”

Direktur Operasional LEUMart, Ronny Indradi, mengatakan akan hadir 1000 gerai LEUMart di Jabodetabek. Direncanakan dalam satu tahun mendatang, total gerai LEU Mart menjadi 10.000 di seluruh Indonesia dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun.

Bambang menegaskan bahwa siapa pun yang tertarik untuk bergabung menjadi mitra, maka harus totalitas dan serius. Ini karena manajemen operasionalnya tidak terpusat sebagaimana swalayan umumnya, namun menjadi tanggung jawab masing-masing pemilik outlet.

Keunggggulan lain yang dipaparkan oleh Bambang adalah konsinyasinya didukung dengan sistem IT yang terintegrasi, belum dimiliki oleh ritel yang lain. Selain itu juga diperkuat dengan program pelatihan dan pendampingan terhadap mitra secara gratis.

“Empat keunggulan LEUMart dibanding ritel lainnya adalah tidak ada royalty fee, tidak franchise fee, produk yang dijualnya menggunakan system konsinyasi, dan prinsipal tidak dikenakan listing fee,” papar Bambang mengakhiri sesi pemaparannya sore itu.