PociMedia
Berdiri Lama Beresiko Sakit jantung
Thursday, 23 Nov 2017 08:42 am
PociMedia

PociMedia

Surabaya, pocimedia.com -  Sebuah pepatah populer mengatakan bahwa sesuatu yang berlebihan atau terlalu sering terkadang memiliki dampak buruk. Apalagi jika yang berlebihan itu berkaita dengan perilaku tak sehat, sudah pasti akan menyebabkan timbulkan berbagai macam penyakit. Salah satu diantaranya adalah kebiasaan bekerja sambil berdiri dalam jangka waktu lama ternyata beresiko terhadap jantung.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology menyebutkan bahwa para pekerja yang aktivitasnya cenderung dilakukan sambil berdiri seperti eller di bank, petugas kasir, petugas keamanan, barista, dan koki, memiliki risiko penyakit jantung dua kali lebih besar daripada mereka yang kerjanya sambil duduk dan berjalan. 

Alasan peningkatan risiko penyakit jantung karena berdiri lama sangat sederhana. Menurut Peter Smith, Ph.D, pemimpin penelitian tersebut sekaligus peneliti di Institute for Work and Health in Canada, saat Anda berdiri untuk jangka waktu cukup lama, darah cenderung berkumpul di kaki, sehingga memberikan beban sirkulasi yang lebih berat bagi jantung. Hal ini yang akhirnya menyebabkan risiko penyakit jantung.

Sementara itu, sebuah penelitian lain menemukan bahwa para karyawan yang mengombinasikan duduk, berdiri dan berjalan, 40 persen bisa mengurangi risiko penyakit jantung dibandingkan mereka yang hanya berdiri seharian. Jika Anda memang perlu berdiri seharian, setidaknya pastikan untuk bisa berjalan-jalan sebentar agar peredaran darah lancar. Sebaliknya, jika aktivitas pekerjaan Anda cenderung duduk, maka upayakan sesekali bangun, berdiri dan bergerak sebisa mungkin.

Namun perlu diingat juga, pola hidup kurang gerak juga meningkatkan risiko jantung secara signifikan. Jadi mana yang lebih baik, berdiri atau duduk? Dua-duanya baik, asal tidak berlebihan. Risiko penyakit jantung dan penyakit lain akan mudah dihilangkan dengan bergantian duduk atau berdiri setiap dua jam atau berjalan-jalan agar darah tetap mengalir. Selain itu sempatkan pula untuk berdiri di sela-sela aktivitas sehari-hari. Misalnya saat menunggu bis atau kereta, saat berbicara di telepon, atau saat memasak.

Ada beberapa yang bisa Kita lakukan untuk mengurangi risiko penyakit jantung seperti dilansir dari laman hallosehat.com: