Warning: include(consig.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 1

Warning: include(): Failed opening 'consig.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php70/usr/share/pear') in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 1
Tempurung Positif
No icon

Catatan Sang Pujangga

Tempurung Positif

Untuk sekadar pemahaman sederhana perihal hikmah, terkadang butuh waktu lama. Atau bisa juga begini, waktu lama itu cukup menjadikan pemahaman sederhana terlupa.

Lima tahun lalu Si Jazdab hadir di berandamu dan mencemooh puisimu. Dan kau cukup bertenggang rasa tanpa memahaminya sebagai Si Jazdab. Kini, lima tahun sejak pertemuan pertama itu, Si Jazdab hadir lagi di berandamu meneror nalar.

Hehe, salah sendiri bernabi nalar. Salahmu mengaku-aku yang bukan milik sebagai kepunyaan sendiri. Padahal inspirasi diakui dari diberi. Padahal jari menulis sekadar menuliskan.
 

Hanya ego kelas PAUD yang gampang tersinggung ketika puisi sendiri dicemooh. Sebab kesalahkiraan yang intuitif mesti diterima dengan kerendahan hati. Salah sendiri mempersepsi cemooh itu negatif. Dan bernyaman-nyaman di tempurung positif, yang gampang gatal dan tak kebal terhadap jamur cemooh.

Hanya si Jazdab zaman now yang punya keberanian meluruskan yang bengkok tanpa minta ganjaran tanah bengkok. Pun menyadarkan alpanya nurani tidur. Yakin tak yakin mesti diterima itu. Mesti diyakinkan lagi bahwa penerimaan bersifat menenangkan. Dan penolakan itu bawaannya mengeruhkan raut.
 

Dan bahwa kemampuan melihat Si Jazdab itu bukan buah dari upaya dan kemampuan berlatih dan berolah, tetapi tak lebih dari bonus. Itu soalnya mengapa Facebook menyediakan beranda. Agar Si Jazdab dipersilakan hadir dan dijamu dengan adab menerima tamu. Agar jiwa tak sempit kira, mengira sang wali dan si Jazdab hanya ada di luar dunia maya.

Penulis : Wadud Choirul

Komentar