No icon

Puasa ramadhan kok Tambah Gemuk? Segera Cegah dengan Makan ini

Seperti disabdakan Rasulullah SAW, salah satu kebahagiaan umat Muslim saat puasa Ramadhan adalah ketika berbuka puasa. Setelah seharian penuh menahan diri dari makan dan minum, tibalah saat yang dinantikan bersama. Tak jarang ketika puasa, di ruang makan sudah tersedia beberapa hidangan yang pasti menggoda selera.

Nafsu makan yang berlebihan saat berbuka kadangkala tanpa sadar menyebabkan berat badan menjadi naik. Seperti yang dilansir dari liputan6.com, (25/5) banyak yang mengeluh jika puasa justru semakin gemuk. Padahal jumlah yang makanan yang kita konsumsi berkurang dari biasanya.

Peningkatan berat badan saat bulan puasa salah satunya disebabkan konsumsi makan dan minuman manis meningkat. Hal inilah yang menyebabkan berat badan meningkat saat puasa. Nah, untuk menghindari bergesernya timbangan ke samping kanan pada saat puasa, ternyata ada tips jitu yang bisa dijalankan lho!

Salah satu usaha yang bisa dilakukan untuk mengontrol berat badan saat puasa adalah dengan cerdas memilih makanan. Berikut adalah makanan wajib yang harus kamu konsumsi agar tetap langsing dan sehat selama puasa.

Mengonsumsi oatmeal sebagai menu sahur sangat baik untuk kesehatan tubuh. Oatmeal berfungsi untuk mengurangi lemak dalam perut, selain itu oatmeal baik untuk menjaga kadar darah dalam tubuh. Kandungan serat yang cukup tinggi pada oatmeal juga sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Selain outmeal, yogurt juga bisa menjadi menu pilihan sebagai makanan tambahan saat puasa. Lactobasilus yang terkandung dalam yoghurt sangat baik untuk pencernaan. Selain itu yoghurt juga rendah lemak, sehingga dapat membantu proses diet kita. Jadi konsumsi yoghurt setiap hari saat sahur bisa menjadikan perut tetap ramping dan ideal.

Nah, satu lagi yang wajib dijadikan konsumsi saat puasa adalah buah-buahan segar. Hampir semua buah baik dikonsumsi saat puasa, tapi hindari mengonsumsi pisang saat puasa karena saat perut kosong kandungan magnesium pada pisang dapat mengganggu kalium dalam darah.

Komentar