No icon

Ledakan Kereta Bawah Tanah

London Kembali Mendapat Teror Bom, Kali Ini Kereta Bawah Tanah

London - Sebuah timer atau penghitung waktu terpasang pada bom rakitan yang meledak di dalam kereta bawah tanah London, Inggris. Namun diketahui bom rakitan yang disembunyikan di dalam ember putih ini tidak meledak sepenuhnya atau secara sempurna. Dilansir The Independent, Sabtu (16/9/2017), bahwa bom rakitan itu mungkin diledakkan dari jarak jauh. Sumber keamanan menyebut bom itu dipasangi timer atau alat penghitung waktu. "Peledak yang ditemukan di stasiun Parsons Green dipasangi sebuah timer," terang sumber keamanan yang dikutip Sky News

Bom itu disembunyikan di dalam sebuah ember warna putih, yang terbungkus kantong pendingin ala supermarket. Dalam berbagai foto yang beredar di media sosial, ember putih itu masih mengeluarkan api dan berasap setelah ledakan terjadi. Sejumlah kabel menjuntai dari dalam ember itu. Kepolisian tengah melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dari jaringan Kereta Bawah Tanah London. Polisi juga mengakui tengah memburu sejumlah tersangka yang diduga membawa bom rakitan itu ke dalam kereta bawah tanah. 

Diledakkan Pakai Timer, Bom Kereta London Gagal Meledak Sempurna

Sumber Gambar: SYLVAIN PENNEC/via REUTERS

Secara terpisah, profesor teknik kimia pada Imperial College, Hans Michels, seperti dilansir AFP dan Reuters, menuturkan bahwa bom rakitan itu gagal meledak secara sempurna. Tidak diketahui pasti seberapa besar daya ledaknya. "Api kilat menunjukkan 'ledakan' yang terjadi hanya sukses sebagian," sebut Michels.

Sedikitnya 18 korban luka dilarikan ke rumah sakit usai ledakan yang terjadi di dalam kereta bawah tanah London di Inggris. Dari jumlah itu dilaporkan tidak ada korban yang mengalami luka serius atau mengancam nyawa. "Kami telah membawa 18 pasien ke sejumlah rumah sakit di London," terang Otoritas Ambulans London dalam pernyataannya seperti dilansir Reuters, Jumat (15/9/2017).

Ditambahkan Asisten Direktur Operasional pada Dinas Ambulans London, Natasha Wills dalam pernyataannya, seperti dilansir media Inggris, The Telegraph, pihaknya telah mengerahkan pertolongan dalam waktu cepat menindaklanjuti insiden di stasiun Parsons Green, London Barat. Tidak disebutkan lebih lanjut kondisi para korban luka yang tengah dirawat. Namun sejumlah saksi mata sebelumnya menuturkan beberapa korban luka mengalami luka bakar hingga sekujur tubuh dan ada yang wajahnya berlumuran darah. 
Ledakan yang terjadi di dalam rangkaian kereta yang tengah berhenti di stasiun Parsons Green ini, belum diketahui pasti sumbernya. Sejumlah laporan menyebut ledakan bersumber dari sebuah benda misterius berbentuk ember plastik warna putih yang masih tertinggal di dalam gerbong. Foto benda misterius itu beredar luas di medis sosial. 

Sumber artikel: Detiknews

Komentar