Warning: include(consig.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 8

Warning: include(): Failed opening 'consig.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php70/usr/share/pear') in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 8
Co-working Space, Prospek Bisnis Baru bagi Startup
No icon

Co-working Space, Prospek Bisnis Baru bagi Startup

Surabaya, pocimedia.com - industri ruang kolaborasi atau istilah asingnya co-working belakangan menjadi bidang bisnis baru yang memiliki prospek menarik. Ini sejalan dengan pesatnya tren bisnis pemula startup secara global. Sebagai industri bisnis baru, keberadaan co-working terbilang cepat dalam perkembangannya. 

Berdasarkan sebuah informasi, co-working space mulai hadir di Indonesia sejak Tahun 2010 lalu. Setidaknya tercatat sekitar 150 jumlah co-working space di Indonesia pada pertengahan Tahun 2017. Keberadaanya tersebar di seluruh Kota besar di Indonesia. Sebagian adalah milik BUMN, pemkot dan kementrian. Sementara sisanya dimiliki oleh pihak swasta baik lokal maupun kepemilikan asing. Beberapa diantara co-working space yang cukup dikenal masyarakat adalah Digital Valley di Yogyakarta dan juga Bandung, Dilo di Malang, Smesco Co-working Space dan EV Hivedi Jakarta.

Salah seorang Co-founder dari Pace Ventures, London, menyampaikan gagasan bahwa co-working muncul sebagai alternatif dari ruang di gedung perkantoran yang harganya relatif mahal. Dilansir dari laman theguardian.com[8/12], dia menyatakan 'Kebeutuhan atas ruang kerja muncul karena banyak bisnis startup dan diminatinya pekerjaan freelance'.

Menurutnya, co-working space mengedepankan konsep berbagi. Yaitu berkumpulnya berbagai individu, komunitas maupun perusahaan startup dalam satu ruangan. Konsepnya ada satu ruangan terbuka yang dipakai secara bersama serta ruangan-ruangan kecil yang bisa disewa per individu atau perusahaan. Lantas yang menjadi pertanyaanya adalah mengapa para pebisnis saat ini lebih menyukai co-working

Harga sewanya relatif lebih ringan

Di beberapa kota besar yang ada di Indonesia seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya, ada beragam penawaran co-working dengan harga relatif. Paket keanggotaannya bisa dipilih berdasarkan harian, mingguan, atau bulanan. Sehingga perusahaan bisa menyesuaikan dengan budget dan jumlah anggota tim. 

Adanya layanan dan fasilitas penunjang kerja

Coworking space sudah sangat familiar dengan kebutuhan para pegiat startup dan entrepreneur yang bekerja di tempat mereka. Oleh sebab itu, mayoritas coworking space hadir dengan berbagai macam layanan dan fasilitas yang dapat membantu pebisnis mengembangkan bisnisnya. Layanan ini tidak hanya terdiri dari hal-hal mendasar seperti koneksi Wi-fi, perlengkapan presentasi, hingga ruangan khusus untuk rapat. Namun beberapa coworking space juga cukup rutin mengadakan workshop sebagai sarana bagi Anda untuk menambah ilmu hingga sesi pitching di hadapan investor. Sebagai tambahan, jika mengalami kendala saat bekerja, Anda selalu bisa meminta bantuan kepada coworker lain yang ada di coworking space tersebut.

Space yang menyesuaikan perkembangan bisnis 

Ketidakpastian menjadi hal mendasar bagi bisnis startup. Sehingga pemilik dituntut untuk selalu dinamis dan harus bisa menyesuaikan diri secara cepat dengan berbagai perubahan. Kabar baiknya, coworking space didesain untuk menjadi tempat kerja yang fleksibel dan mampu mengakomodasi perkembangan bisnis Anda. Misalnya, bulan ini Anda mempunyai 4 anggota tim saja. Pada bulan berikutnya, jumlah tersebut bertambah hingga 8 orang. Tidak perlu khawatir karena Anda bisa segera pindah ke area kerja yang lebih luas di coworking space pilihan Anda.

Adanya peluang koneksi baru 

Umumnya, coworking space memiliki target pelanggan dari kalangan anak muda. Meski begitu, ekosistem yang terdapat di coworking space masih tetap sangat beragam, baik berdasarkan perusahaan tempat orang-orang bekerja, bidang bisnis, hingga keahlian yang dimiliki masing-masing orang. Bukan tidak mungkin setiap harinya Anda akan duduk bersebelahan dengan orang yang berbeda. Hal ini memberi kesempatan bagi setiap individu untuk menjalin koneksi dengan banyak orang dari latar belakang berbeda. Semakin luas koneksi yang kita jalin, semakin besar pula kemungkinan bagi kita untuk menciptakan kolaborasi atau proyek yang siapa tahu bisa menjadi the next big thing bagi karir. ash

Komentar