Warning: include(consig.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 8

Warning: include(): Failed opening 'consig.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php70/usr/share/pear') in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 8
OJK Bakal Tetapkan Regulasi Transparansi untuk Fintech
No icon

OJK Bakal Tetapkan Regulasi Transparansi untuk Fintech

Pocimedia.com, Jakarta – Transparasi merupakan satu aspek yang wajib dipenuhi bagi setiap pelaku bisnis, tak terkecuali perusahaan rintisan (startup). Lembaga keuangan Indonesia melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peringatan atau mewanti-wanti agar perusahaan finansial yang berbasis teknologi (fintech) punya inisiatif untuk mengedepankan transparasi. Terutama berkaitan dengan tarif dan komisi dalam pengelolaan dana kepada nasabah.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, regulator ke depan akan mengatur mengenai transparansi di Fintech "peer to peer lending". Aturan itu akan lebih detail untuk menjamin perlindungan dana nasabah di Fintech, dilansir dari laman republika online, (15/2).

"Khusus peer to peer lending, kami atur. Tapi secara umum, aturan akan ada yang latar belakangnya perlindungan konsumen," ujarnya.

Wimboh mengatakan, transparansi diperlukan agar dana masyarakat tetap terjaga. Hal itu juga menghindari lepasnya tanggung jawab dari Fintech. OJK juga akan meminta bank dan penyedia jasa niaga daring (e-commerce) yang bekerja sama dengan Fintech untuk memublikasikan besaran komisi yang dikenakan kepada nasabah.

"Ada satu yang kami sangat peduli. Mau peer to peer lending, Gojek, kami peduli pada perlindungan nasabah. Ini yang akan kami coba garap," ujar dia.

Hingga November 2017, OJK mencatat dana fintech peer to peer lending (P2P lending) mencapai Rp 1,9 triliun atau menunjukkan tren pertumbuhan 20 persen setiap bulannya.

Komentar