Warning: include(consig.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 1

Warning: include(): Failed opening 'consig.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php70/usr/share/pear') in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 1
Perluas Segmen Pasar, Gajah Duduk Kreasikan Sarung Jadi Busana Fesyen
No icon

Gajah Duduk Perkenalkan Produk Busana Sarung Masa Kini

Perluas Segmen Pasar, Gajah Duduk Kreasikan Sarung Jadi Busana Fesyen

Pocimedia.com, Surabaya – Selama ini sarung identik dengan busana Umat Islam. Ini karena umat Muslim, khususnya kaum laki-laki mengenakan sarung saat hendak menjalankan ibadah sholat, menghadiri acara atau perayaan keagamaan bahkan sebagai busana sehari-hari di rumah. Sebagian perempuan di Indonesia, terutama dari kalangan santri, juga memakai sarung sebagai busana sehari-hari dan ketika sholat.

Seiring perkembangan waktu, sarung justru muncul menjadi tren fesyen muslim modern. Gajah Duduk, salah satu produsen sarung tanah air yang berhasil menjadikan sarung sebagai busana muslim masa kini. Dengan variasi bentuk dan gayanya, sarung Gajah Duduk kali ini bisa dinikmati oleh pria maupun wanita.

Gajah Duduk menggandeng desainer yang khusus merancang busana muslim berbahan dasar kain sarung. Keduanya tak lain adalah warga Surabaya, Savana dan Dibya Hody. Pemilik Gajah Duduk, Affan Helmi mengungkapkan bahwa keputusannya menggandeng kedua desainer itu tak lain adalah untuk memperluas segmen pasar.

“Selain itu karena produk sarung ini sangat dengan dengan budaya, sehingga kami perlu melakukan inovasi bahwa sarung bukan hanya bisa dipakai untuk shalat dan sejenisnya tapi bisa untuk hal lain,” ujar Affan seperti dikutip dari laman duta.co (26/1).

Affan melanjutkan bahwa pengembangan produk sarung ini bertujuan agar kondisi pasar lebih stabil. Menurutnya selama ini produk sarung hanya bersifat musiman. Pada saat Ramadhan dan lebaran misalnya, penjualan sarung akan meningkat drastis. Sementara di bulan lain cenderung menurun. “Dengan melebarkan sayap dan inovasi ini kita ingin tiap saat sarung ini bisa laku,” tuturnya.

Untuk mengenalkan produk fesyen terbarunya ini, Gajah Duduk menghadirkan sebuah toko dengan konsep baru. Masyarakat bisa langsung melihat-lihat serta membeli aneka busana menarik. Mulai busana muslim pria, wanita dan produk Gajah Duduk Living yang lebih banyak untuk produk interior seperti sarung bantal dan sejenisnya.

“Toko di Surabaya ini yang pertama di Indonesia. Yang pertama di Malaysia. Surabaya kami pilih karena kami berasal dari Surabaya,” pungkasnya.

Desainer busana muslim wanita, Savana mengaku senang mendapat kepercayaan dari PT Prismatex, selaku produsen merek sarung unggulan Gajah Duduk. Menurutnya, kain Gajah Duduk bahannya sangat mudah untuk dijadikan busana muslim. Motifnya juga bagus dan moderen.

“Kesulitannya ukuran. Satu sarung panjangnya dua meter sementara lebarnya satu meter lebih sedikit. Itu yang membuat saya kesulitan memainkannya. Ke depan saya berharap Gajah Duduk bisa menyediakan lain sarung gelondongan sehingga lebih mudah bermain-main dengan kain,” pungkasnya dikutip dari laman duta.co. ash

Komentar