No icon

Masjid Di Area DPRD Surabaya Dibongkar Bikin GP Ansor Bereaksi

Pocimedia.com, Surabaya - Pembangunan gedung baru lantai 7 DPRD Kota Surabaya harus melakukan pembongkaran masjid As-Sakinah di area gedung dewan bagian sisi selatan. Pembongkaran tersebut berdasarkan hasil musyawarah dari anggota DPRD yang dikerjakan oleh tim pelaksana pembangunan. Gedung baru yang akan dibangun tahun ini menghabiskan anggaran 59 Miliar Rupiah.

GP (Gerakan Pemuda) Ansor Kota Surabaya menyayangkan tindakan pemerintah Kota Surabaya yang membongkar masjid. Pembongkaran Masjid oleh pemerintah kota Surabaya tidak memikirkan pengganti masjid yang lebih baik dan permanen. Afif Arif (Ketua GP Anshor) mengutuk dan segera mengirim surat teguran kepada walikota dengan tembusan ketua DPRD.

Afif menyatakan bahwa GP Anshor akan terus mendesak Walikota Surabaya untuk segera mencarikan pengganti masjid  yang permanen di area Balai Pemuda. Namun apabila tidak dibangunkan masjid pengganti maka GP Anshor wilayah Surabaya akan menggelar aksi sholat yang ada di taman-taman kota Surabaya. Kata beliau "Masak taman dibongkar marah-marah, sedangkan masjid dibongkar dia tidak marah,".

Afif sebenarnya masih bisa memahami dan memaklumi untuk membangun gedung DPRD Kota Surabaya dengan melakukan pembongkaran masjid. Tetapi pembongkaran tersebut tidak dibarengi dengan penyediaan masjid pengganti.

Ketika Sunarto Sumoprawiro menjabat Walikota Surabaya pernah terdapat gerakan bahwa setiap gedung kompleks pemerintahan harus memiliki masjid. Padahal masjid As-Sakinah yang dibongkar pemerintah kota merupakan masjid yang diresmikan oleh Sunarto, tetapi masih saja dibongkar oleh pemerintah Kota Surabaya.

Komentar