No icon

PKS Gelar Aksi Bela Rohingya

Aksi PKS Tunjukkan Bukan Hanya Umat Islam, Tapi Juga Menyangkut Kemanusiaan Seluruh Umat Manusia

Tak perlu jadi muslim untuk membela Palestina, cukuplah engkau menjadi manusia. Begitu ucapan Erdogan saat melihat dengan miris atas tragedi yang terjadi pada kebanyakan warga muslim di dunia terhadap dampak dari islamofobia dan kebencian terhadap umat muslim. Sudah sangat jelas bahwa tragedi Rohingya bukan lagi masalah politik atau keagamaan, melainkan menyangkut masalah kemanusiaan. Bagaimana bisa suatu kaum melakukan pembantaian terhadap kaum yang lebih lemah darinya tanpa mementingkan kesadaran akan berperi kemanusiaan? Dalam logikanya, setiap kepercayaan di dunia tentu mengajarkan tentang berkasih sayang terhadap umat manusia. Sehingga bagaimana bisa sekali lagi, suatu kaum harus melakukan tindak kekerasan dan kekejian terhadap kaum yang lebih lemah dengan alasan politik atau semacamnya. Sebenarnya hal tersebut tidak masuk akal karena sudah jelas itu melanggar hak asasi setiap manusia.

Hal ini mengguncang hati semua umat manusia baik dari muslim maupun non-muslim atas tindakan Burma yang tidak masuk akal. Salah satunya ialah Mardani Ali Sera selaku Wali Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengatakan bahwa partainya menggelar Aksi Bela Rohingya di Bundaran Patung Kuda, Jakarta. Ia mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bukti Indonesia yang sesungguhnya, yang berbhineka tunggal ika, yang berbeda-beda dalam persatuan. Serta bahwa tragedi Rohingya bukan hanya tentang umat islam melainkan tentang seluruh umat manusia mengenai kemanusiaan.

Image result for pks aksi bela rohingya

Sumber Gambar: Kompas

Mardani mengatakan, Undang-Undang Dasar 1945 menolak segala bentuk penjajahan dan menguatkan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Ia pun mengajak semua massa yang hadir untuk melakukan aksi nyata dengan meningkatkan kapasitas diri agar bisa membantu kaum Rohingya. "Tingkatkan kapasitas diri, nanti akan kita kirim orang-orang terbaik yang membantu sekolah di Rohingya. Kita kirim akan LSM untuk membantu masyarakat Rohingya juga," katanya pada saat diliput Kompas.

Ia juga berseru kepada massa aksi yang hadir untuk meningkatkan kapasitas pemikiran dan menggunakan media sosial untuk mendesak dunia internasional agar memberi perhatian kepada Rohingya. "Kita juga harus open minded. Islam di Indonesia harus jadi rahmatan lil alamin," kata Mardani.

Pantauan Kompas.com, massa mulai memadati lokasi pada pukul 09.00 WIB. Para peserta aksi itu mayoritas menggunakan pakaian serba putih. Mereka juga terlihat membawa bendera dan poster yang berisi dukungan untuk etnis Rohingya di Myanmar. Aksi kali ini tak hanya diikuti oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Di depan pintu Monas bagian barat, terdapat sebuah panggung yang digunakan perwakilan massa untuk berorasi. Aparat kepolisian bersama TNI bersiaga di sekitar lokasi aksi. Mereka membuat pagar betis mengelilingi para peserta aksi. Untuk aksi unjuk rasa kali ini setidaknya ada 6.000 personel yang diterjunkan. Sedangkan jumlah massa aksi diperkirakan mencapai 10.000 orang.

Komentar