Warning: include(consig.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 8

Warning: include(): Failed opening 'consig.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php70/usr/share/pear') in /home/u8479251/public_html/pocimedia.com/index.php on line 8
WASPADA, Jangan-Jangan Kamarmu Jadi Sarang Jin
No icon

WASPADA, Jangan-Jangan Kamarmu Jadi Sarang Jin

Surabaya, pocimedia.com - Pada dasarnya Allah SWT tidak hanya menciptakan manusia, namun ada makhluk lain selain hewan, tumbuhan, malaikat dan jin. Makhluk hidup terakhir ini hampir memilik kebiasaan sama dengan manusia. Seperti kebutuhan akan tempat tinggal atau semacam hunian. Ini karena bangsa jin juga beranak pinak, sehingga memerlukan tempat tinggal. 

Hanya saja, tempat tinggal bangsa jin berbeda dengan manusia. Manusia tidak bisa melihat langsung bentuk fisik rumah jin. Lalu tempat tinggal seperti apakah yang disenangi oleh bangsa jin? Benarkah rumah yang biasa kita tinggali ternyata juga dihuni oleh bangsa jin? 

Pada dasarnya, jin telah menghuni dan mendirikan sebagian perkotaan serta pusat pemerintahan diatas air, samudera terdalam dan di sungai. Selain itu, mereka juga menghuni padang pasir luas dan tempat terpencil, gunung, jurang, termasuk gua dan hutan. Bahkan ada sebagian di antara mereka yang tinggal di atap-atap dan kamar-kamar di rumah yang dihuni manusia. Diantara mereka ada yang menjadikan rumah kita sebagai tempat tinggalnya yang tetap, baik di kamar-kamar maupun lorong-lorong rumah kita. Banyak pula setan yang bertempat tinggal di kamar mandi, comberan, dan selokan-selokan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Didalam rumah ada penghuni-penghuni (dari golongan jin) maka bila anda menyaksikan suatu hal (yang ganjil) maka usirlah ia 3 kali, apabila ia pergi maka biarkan, namun seandainya ia membandel (tidak ingin pergi) maka bunuhlah, karena ia pasti jin kafir,” (HR. Muslim).

Lalu apa dan mana saja ruangan yang menjadi tempat favorit para jin berkumpul atau bahkan menjadi istana mereka?

Kamar mandi / toilet

Toilet adalah salah satu tempat di muka bumi yang disukai jin. Karena itu, Nabi SAW menganjurkan setiap orang yang akan memasuki toilet memohon perlindungan Allah SWT dengan membaca, “Allahumma inni a’udzu bika min al-khubutsi wa al-khaba’its (Ya, Allah, aku memohon perlindunganmu dari gangguan jin pria dan jin wanita).”

Lubang saluran air

Ada baiknya kita tidak membuang air (panas) mendidih di lubang-lubang WC tanpa menyebut atsma Allah dan berdoa. Ini karena terkadang perbuatan kita dapat mematikan setan, sehhingga keluarganya mencoba melakukan balas dendam terhadap pemilik rumah. Kalau setan-setan bisa menampakkan diri (menyerupai tubuh mereka), niscaya mereka akan melakukan hal itu.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Janganlah seseorang di antara kalian kencing di lubang”. Mereka bertanya kepada Qatadah: “Mengapa tidak boleh kencing di lubang?” Qatadah menjawab: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan karena lubang itu adalah tempat tinggalnya golongan jin” (HR. Abu Dawud, Nasai dan Ahmad).

Kamar kosong

Berhati-hatilah, jangan sampai engkau membiarkan salah satu kamar di rumah dalam keadaan kosong tak terjamah dengan aktivitas sehari-hari atau bahkan tidak dipakai sholat. Sebab, kalau engkau kosongkan kamar tidurmu, maka setan akan tidur di atas tempat tidurmu, dan mengisi kamar kosong itu.

Di atas tempat tidur/kasur

Setiap tempat tidur yang ditinggalkan pada dasarnya disodorkan kepada setan untuk mereka tiduri. Bahkan tidak menutup kemungkinan pada tempat tidur atau ranjang yang biasa kita gunakan sehari-hari berpeluang untuk ditiduri oleh setan. “Tidak ada satu kasur pun yang tergelar di dalam suatu rumah yang tidak ditiduri oleh manusia, kecuali setan akan tidur di atas kasur itu…” (Akamul Marjan fi ahkamil Jaan hal.150)

Atap rumah

Bangsa jin juga menempati atap rumah. Jin yang tingal di atas atap rumah orang-orang beriman dipastikan mereka adalah jin muslim. Ini merujuk pada hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Tidak ada satu rumah orang muslim pun kecuali di atap rumahnya terdapat jin muslim. Apabila ia menghidangkan makanan pagi, mereka (jin) pun ikut makan pagi bersama mereka. Apabila makan sore dihidangkan, mereka (jin) juga ikut makan sore bersama orang-orang muslim. Hanya saja, Allah menjaga dan menghalangi orang-orang muslim itu dari gangguan jin-jin tersebut” (HR. Abu Bakar sebagaimana ditulis oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari).

Kandang hewan peliharaan

Bagi yang punya hewan peliharaan di rumahnya, hendaknya memisahkan kandang dari rumah utama. Selain menimbulkan bau tak sedap, ternyata kandang jadi salah satu markas jin. Nabi Muhammad SAW bersabda,“Janganlah kalian shalat di kandang-kandang unta karena di sana terdapat syaithan.” (HR. Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Komentar