No icon

Kota Mulia di Dunia

3 Kota ini Potret Peradaban Islam Dunia

Surabaya, pocimedia.com - Kota sejatinya merupakan gambaran atau potret budaya dan sistem masyarakat di suatu wilayah. Sebuah kota terkadang menggambarkan imaji tertentu di benak orang. Misalnya saja ketika mendengar kata Bandung, sebagian besar dari kita pasti langsung menggambarkan imaji sebagi kota kreatif, surga kuliner dan surga wisata alam. Sementara Surabaya sendiri, bagi orang luar dikenal sebagai kota pahlawan, kota dengan sejuta taman dan sebagainya. Dalam konteks yang lebih besar, kota dijadikan sebagai pusat peradaban kehidupan manusia.

Sama halnya kota di Indonesia, di luar negeri ada tiga kota yang dijadikan representasi sejarah Islam. Bahkan, ketiga tersebut dikisahkan dalam kitab suci Al Qur'an sebagai kota yang dimuliakan oleh Allah SW. Ketiganya adalah Kota Yerussalem atau al-Quds, Makkah, dan Madinah. Keberadaan situs berupa masjid di dalamnya potret sejarah peradaban Islam pada saat itu. 

Yerussalem  

Di dalam Kota Yerussalem berdiri kokoh Masjid al-Aqsha yang dilindungi Allah SWT. Sebuah riwayat dari Ka'ab al-Akhbar disebutkan bahwa Allah melakukan pengawasan al-Quds, dua kali setiap harinya. Al-Aqsha, adalah kiblat pertama umat Islam. Menurut az-Zajaj, ada beberapa alasan mengapa Yerussalem Palestina begitu penting dan disucikan Allah SWT. Selain tempat Isra' Rasulullah dan tempat penghapus dosa kecil, al-Quds juga dijauhkan Allah dari segala bentuk dan aktivitas syirik sehingga menjadi tempat singgah para nabi terdahulu. 

Makkah

Makkah merupakan Kota kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kota ini dijuluki dengan Umm al-Qura, karena konon disana termasuk kota yang pertama kali diwujudkan oleh Allah. Makkah dilindungi oleh para malaikat sebelum Allah menciptakan apa pun selama seribu tahun. Luas kota ini adalah 550 km persegi dengan panjang 127 km. Penentuan batas kota konon setelah turun perintah dari Malaikat Jibril kepada Nabi Ibrahim AS. Batas Makkah adalah Masjid Tan'im, daerah Ji'ranah, al-Hudaibiyyah, Nakhlah, Adlat Laban, dan Ahl al-Haram. Hingga saat ini, setiap tahunnya kota Makkah selalu ramai dikunjungi jutaan manusia dari berbagai negara. Mereka berasal dari ras, suku, warna kulit dan budaya berbeda kemudian bersatu untuk menunaikan ibadah Haji bersama.

Madinah

Kota ini menjadi sangat bersejarah dalam perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Islam. Di kota inilah pertemuan yang paling mengesankan antara kaum Muhajirin dan Anshar. Sebagai salah satu bentuk penghormatan terhadap kota ini, Allah SWT akan mengampuni dosa mereka yang tutup usia dan lantas dimakamkan di kota ini. Rasulullah bersabda, "Siapa yang mampu menutup usia di Madinah, maka hendaklah ia meninggal di sana karena aku memberi syafaat pada orang yang meninggal di sana. (HR Tirmizi dan Ahmad). Sama halnya Makkah, Kota Madinah juga selalu didatangi para peziarah di berbagai penjuru dunia. aish

Komentar